Berita

Ketua KPK, Ketua KPK, Setyo Budiyanto. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

KORUPSI PROYEK JALAN SUMUT

Ketua KPK Tunggu Laporan JPU soal Satu Lagi Tersangka Anak Buah Bobby Nasution

KAMIS, 23 OKTOBER 2025 | 16:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku masih menunggu laporan dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait permintaan Majelis Hakim agar KPK menetapkan satu orang tersangka baru dalam kasus dugaan suap proyek jalan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Pimpinan menunggu laporan perkembangan penuntutan dari JPU," kata Ketua KPK, Setyo Budiyanto kepada RMOL, Kamis 23 Oktober 2025.

Sementara itu, Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa KPK akan mempelajari dan menganalisa fakta-fakta yang ada di persidangan.


"Setiap fakta-fakta dalam persidangan tentunya akan dipelajari dan dianalis untuk menentukan langkah-langkah berikutnya," kata Budi.

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikoir) pada Pengadilan Negeri Medan memerintahkan KPK untuk menetapkan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumut, Dicky Erlangga sebagai tersangka.

Perintah penetapan tersangka kepada anak buah Gubernur Sumut Bobby Nasution disampaikan majelis hakim dalam sidang lanjutan yang digelar Rabu 22 Oktober 2025.

"Permintaan majelis hakim untuk menerbitkan sprindik baru akan kami teruskan kepada pimpinan kami, direktur penyidikan langsung," kata Jaksa KPK, Eko Wahyu usai sidang dikutip dari RMOL Sumut, Kamis 23 Oktober 2025.

Majelis yang dipimpin Khamozaro Waruwu menilai, Dicky memberi keterangan yang tidak konsisten. Ia bahkan tercatat telah tiga kali mengubah berita acara pemeriksaan (BAP).

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya