Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Fahira Idris:

Santri Benteng Moral Bangsa

KAMIS, 23 OKTOBER 2025 | 13:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejarah Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran pesantren dan kaum santri. Keduanya menjadi pionir perlawanan terhadap kolonialisme, sekaligus peletak dasar nasionalisme religius yang berakar pada nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. 

Demikian dikatakan Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris merespons peringatan Hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober.

"Sejarah mencatat bahwa santri menjadi garda terdepan dalam mempertahankan kemerdekaan," kata Fahira.


Menurut Senator Jakarta ini, santri bukan hanya pelajar yang menimba ilmu agama, tetapi juga agen sosial yang memiliki kepekaan terhadap isu-isu kemanusiaan dan kemasyarakatan. Dari pesantren telah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.

“Santri adalah benteng moral bangsa, sekaligus lokomotif perubahan yang bergerak dari akar rumput. Peran santri telah berevolusi menjadi kekuatan sosial yang aktif dalam pembangunan bangsa," kata Fahira.

Pesantren, lanjut Fahira, sebagai rumah besar para santri, telah mengalami transformasi salah satunya berhasil menjadi pusat inovasi sosial dan ekonomi. Banyak pesantren yang mengembangkan unit usaha, koperasi, hingga program digitalisasi pendidikan yang menghubungkan nilai-nilai Islam dengan keterampilan abad ke-21.

Fenomena ini, bagi Fahira, adalah bukti nyata bahwa pesantren mampu menjadi episentrum kemajuan bangsa. Ia menyebut pesantren sebagai ruang lahirnya manusia berkarakter dan berdaya saing global. 

"Pesantren mendidik santri untuk hidup mandiri, kreatif, dan peduli terhadap sesama," pungkas Fahira.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya