Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

PURI Gaet Raksasa China lewat Right Issue

KAMIS, 23 OKTOBER 2025 | 12:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengembang properti yang berpusat di Batam, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), akan mencanangkan babak baru dalam sejarah perusahaan dengan menerbitkan saham baru melalui skema Right Issue atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Langkah ini disebut-sebut akan membawa masuk investor kakap dari China yaitu Yunnan Construction & Investment Holding Group Co. Analis menilai, aksi korporasi ini sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat fundamental dan mempercepat pertumbuhan. 

"Masuknya investor asal Tiongkok ini bukan hanya tentang suntikan modal, melainkan sinyal kuat bahwa PURI sedang berupaya naik kelas," ujar pengamat pasar, John Aprijaya, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 23 Oktober 2025.


PURI berencana menerbitkan hingga 250 juta lembar saham baru dengan harga pelaksanaan di level Rp 1.000 per saham. Langkah ini berpotensi meraup dana segar hingga Rp 250 miliar.

Yang membuat aksi ini berbeda dari rights issue biasa adalah fokusnya pada investor strategis. Yunnan Construction & Investment Holding Group Co. diharapkan tidak hanya membawa dana, tetapi juga keahlian (expertise), jaringan proyek, serta sinergi bisnis yang dapat mengakselerasi ekspansi PURI. Komitmen ini diperkuat dengan rencana Pemegang Saham Utama PURI yang akan memastikan investor Tiongkok tersebut mengeksekusi haknya, meskipun melalui mekanisme pengalihan sebagian.

Dana yang terkumpul dari Right Issue memiliki alokasi yang sangat terarah, difokuskan pada proyek-proyek dengan perputaran modal cepat, antara lain; 

Sebanyak 70 persen dana akan dialirkan untuk proyek perumahan dan ruko menengah di Batam, wilayah yang saat ini menjadi motor penggerak Proyek Strategis Nasional (PSN). Kemudian 20 persen akan digunakan untuk menjaga kelancaran operasional dan penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan. Sementara sisanya 10 persen disiapkan untuk mengantisipasi peluang bisnis mendadak yang mungkin muncul di tengah iklim investasi Batam yang dinamis.

Selain ekspansi fisik, dana ini juga akan digunakan untuk optimalisasi arus kas, pengurangan beban pinjaman, dan yang tak kalah penting, digitalisasi operasional. Langkah digitalisasi ini akan menjadi penopang transparansi dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), menciptakan fondasi yang lebih kokoh bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Bagi pelaku pasar, sinergi dengan raksasa konstruksi China ini dilihat sebagai titik balik (turning point) PURI. Batam, dengan dukungan PSN seperti pembangunan jembatan Batam?"Bintan dan perluasan pelabuhan logistik, memiliki momentum pertumbuhan yang sangat tinggi.

Analis pasar optimis, jika eksekusi proyek berjalan sesuai rencana, PURI memiliki peluang besar untuk naik kelas. Perusahaan properti yang sebelumnya dianggap kecil ini berpotensi menjadi emiten berkapitalisasi menengah (mid-cap) dalam 3 hingga 5 tahun mendatang. 

Aksi rights issue strategis ini adalah manifestasi dari arah baru PURI yang lebih serius dan ambisius dalam menangkap potensi ekonomi di koridor Batam.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya