Berita

Tenant PTPN IV PalmCo di Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Serpong, Tangerang, Banten. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Produk Sawit dan Komoditas Perkebunan PTPN IV PalmCo Sita Perhatian TEI 2025

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 22:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PTPN IV PalmCo, sub holding perkebunan dari PTPN III (Persero) menyita perhatian dalam event Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Serpong, Tangerang, Banten.

Sepanjang acara berlangsung, TEI 2025 mencatatkan transaksi tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai 22,8 miliar Dolar AS atau sekitar Rp376,2 triliun. Produk kelapa sawit dan turunannya memberikan kontribusi signifikan sebesar 2,3 miliar Dolar AS dalam total nilai transaksi tersebut.

Adapun PTPN IV PalmCo menampilkan beragam produk hilir berbasis kelapa sawit serta komoditas perkebunan lain seperti kopi dan teh premium. Produk yang dipamerkan antara lain minyak goreng merek NusaKita, Salvaco, dan INL, serta teh Tobasari, Royal Aro, Kayu Aro, dan Butong, termasuk kopi Arabika Royal Aro dan minyak makan merah hasil binaan koperasi di Deli Serdang.


Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa keberhasilan PalmCo dalam pameran ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan pasar terhadap kualitas dan keberlanjutan produk Indonesia.

“TEI menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa industri sawit kini bertransformasi, tidak hanya berbicara soal volume, tetapi nilai tambah dan keberlanjutan yang kami terapkan di seluruh rantai bisnis,” ucap Jatmiko dalam keterangan tertulis, Selasa 21 Oktober 2025.

Jatmiko menegaskan, respon positif dari buyer internasional tidak hanya datang dari mutu produk, melainkan juga karena konsistensi PalmCo menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang ketat.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Irene Felicia dari Louis Dreyfus Company, salah satu perusahaan perdagangan komoditas global yang menilai bahwa komitmen keberlanjutan dan keterlacakan produk PalmCo menjadi alasan utama mempercayakan pasokan CPO bersertifikat kepada perusahaan tersebut.

Di sisi lain, Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menyoroti peluang sekaligus tantangan dalam memperluas pasar produk hilir. 

"Kami bangga produk teh dan kopi kami yang memiliki nilai historis dan cita rasa unik kini bisa diperkenalkan secara lebih luas. Produk seperti Kayu Aro bahkan pernah menjadi favorit keluarga kerajaan Inggris," kata Ugun.

"Kini, kami berupaya mengenalkan kisah dan mutu produk itu kepada pasar modern yang semakin kompetitif," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya