Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Minyak Anjlok Tertekan Kelebihan Pasokan

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 11:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali melemah pada Senin 20 Oktober 2025, dipicu oleh kekhawatiran kelebihan pasokan global serta ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah Brent ditutup turun 28 sen atau 0,46 persen menjadi 61,01 Dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun tipis 2 sen atau 0,03 persen menjadi 57,52 Dolar AS per barel. 

Keduanya sempat turun lebih dari 1 Dolar AS di awal sesi dan akhirnya berakhir di level terendah dalam lebih dari lima bulan.


Analis mengatakan kekhawatiran di pasar kini bergeser dari potensi kekurangan pasokan menjadi ancaman kelebihan pasokan. Hal itu terlihat dari struktur kontrak berjangka minyak Brent yang menunjukkan pola contango, yaitu kondisi di mana harga untuk pengiriman di masa depan lebih tinggi dibanding harga pengiriman saat ini.

Pola contango ini biasanya mendorong para pedagang untuk menyimpan minyak di tangki atau kapal agar bisa dijual nanti ketika harga naik. Contango Brent muncul lagi pada Kamis lalu untuk pertama kalinya sejak Mei dan kini mencapai level terluas sejak Desember 2023. Sementara itu, contango pada kontrak berjangka minyak mentah AS juga muncul Jumat lalu, pertama kalinya sejak Januari 2024.

“Kekhawatiran kelebihan pasokan kini mulai melanda pasar, terutama menjelang tahun 2026," kata John Kilduff, mitra di perusahaan energi Again Capital.

"Kita akan mulai melihat peningkatan kapasitas penyimpanan terapung dan tangki-tangki di darat yang makin penuh,” ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya