Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (Foto: Dok. Kemenkop)

Politik

Setahun Prabowo-Gibran

Kopdes Merah Putih jadi Penggerak Revolusi Ekonomi Desa

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 15:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi salah satu ujung tombang percepatan revolusi ekonomi desa di pemerintahan Prabowo-Gibran. Program ini terus berkembang pesat menjadi penggerak utama transformasi ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

“Fungsi dari Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih adalah menjadi offtaker dari hasil produk masyarakat desa,” kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam keterangan tertulisnya, Senin, 20 Oktober 2025.

Kopdes Merah Putih memperkuat UMKM melalui akses pembiayaan, pendampingan manajemen, digitalisasi usaha, serta penciptaan lapangan kerja berkualitas di desa.


Jika desa menghasilkan tanaman pangan, maka koperasi akan dilengkapi fasilitas pengering. Sementara jika produknya berupa sayuran atau buah-buahan, maka koperasi memiliki fasilitas control atmosphere storage sebagai pengatur suhu. 

“Kopdes Merah Putih nanti akan berfungsi untuk melengkapi fasilitas pengering supaya harga gabah kering panen petani di Indonesia itu bisa sesuai dengan kualitasnya,” katanya.

Selain sektor pangan, pemerintah memperkuat koperasi melalui pembangunan gerai dan gudang sejak 15 Oktober 2025. Setiap Kopdes diwajibkan memiliki tujuh gerai usaha, termasuk sembako, apotek desa, klinik desa, simpan pinjam, serta unit logistik.

Sebagai dukungan terhadap Kopdes Merah Putih, pemerintah melalui Menteri Hukum Supratman Andi Agtas juga menegaskan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bisa menjadi jaminan pembiayaan koperasi.

“Tidak ada alasan lagi buat kepala lembaga keuangan untuk tidak menerima hak kekayaan intelektual itu menjadi collateral. Saya mohon dengan sangat, ini bisa dimanfaatkan oleh teman-teman Kopdes Merah Putih,” tegas Supratman beberapa waktu lalu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya