Berita

Presiden Prabowo Subianto di Munas PKS (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

PAN Yakin Prabowo Butuh Tim yang Kuat

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 13:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

RMOL, Keputusan Presiden Prabowo Subianto melakukan kocok ulang atau reshuffle Kabinet Merah Putih sebanyak tiga kali dalam satu tahun, diyakini memiliki alasan yang kuat.  Wakil Ketua Umum DPP PAN Eddy Soeparno berpandangan bahwa Presiden Prabowo lebih mengetahui pos kementerian mana saja yang perlu dikuatkan.

"Ini sepenuhnya merupakan kedaulatan Bapak Presiden. Bapak Presiden paling tahu kira-kira siapa saja tim-tim yang pembantunya yang memang perlu dilakukan penguatan," kata Eddy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 20 Oktober 2025. 

Eddy meyakini betul reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo semata-mata untuk meningkatkan kinerja pemerintahan yang dinakhodainya.


"Agar pencapaian-pencapaian yang saat ini sudah dihasilkan itu masih makin cepat lagi, bisa kita menghasilkan pencapaian lebih tinggi," kata Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN ini. 

Setidaknya tercatat sudah tiga kali Presiden Prabowo merombak kabinetnya. 

Pertama, reshuffle kabinet dilakukan pada 19 Februari 2025. Nama Satryo Soemantri Brodjonegoro yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) diganti oleh Brian Yuliarto.

Tujuh bulan kemudian atau tepatnya pada Senin 8 September 2025, Presiden Prabowo kembali mereshuffle kabinetnya. Tercatat, ada lima Menteri yang diganti yakni: Sri Mulyani (Menteri Keuangan) digantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi) digantikan Ferry Juliantono. 

Kemudian, Budi Gunawan (Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan) saat itu masih dijabat Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam Ad Interim, Abdul Kadir Karding (Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) digantikan Mukhtarudin, Dito Ariotedjo (Menteri Pemuda dan Olahraga) saat itu masih kosong.

Selain lima menteri yang diganti, Prabowo juga membentuk satu Kementerian baru yakni Kementerian Haji dan Umrah yang dijabat oleh Menteri Mochamad Irfan Yusuf. Adapun Dahnil Anzar Simanjuntak menjabat Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Selanjutnya, pada 17 September 2025, Presiden Prabowo kembali merombak jajaran Kabinet Merah Putih. Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo melantik dua menteri dan tiga wakil menteri. 

Mereka adalah; Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan dan Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya