Berita

Petugas berusaha mematikan api dalam kebakaran hebat kompleks kargo impor di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, Bangladesh, Sabtu 18 Oktober 2025 (Foto: YouTube Global News)

Dunia

Kebakaran Bandara Dhaka Guncang Ekspor Garmen Bangladesh

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Asap tebal masih terlihat pada Minggu pagi, 19 Oktober 2025, setelah kebakaran hebat melanda kompleks kargo impor di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal, Dhaka, Bangladesh, sehari sebelumnya.

Menurut Asosiasi Produsen dan Eksportir Garmen Bangladesh (BGMEA), kebakaran tersebut menghancurkan area penyimpanan yang berisi bahan baku impor, pakaian siap ekspor, dan sampel produk penting.

“Insiden ini menyebabkan kerusakan serius pada perdagangan ekspor, terutama sektor garmen,” ujar Inamul Haq Khan, Wakil Presiden Senior BGMEA, dikutip dari Reuters, Senin 20 Oktober 2025.


Ia menambahkan, hilangnya sampel produk bisa berdampak pada peluang bisnis masa depan, karena sampel merupakan syarat utama untuk mendapatkan pesanan baru dari pembeli luar negeri.

BGMEA kini mengumpulkan data dari para eksportir yang terdampak melalui portal daring khusus untuk menghitung total kerugian. Kompleks kargo bandara Dhaka sendiri merupakan salah satu pusat logistik tersibuk di negara itu, menangani lebih dari 600 ton kargo setiap hari, dan dua kali lipat selama musim puncak ekspor antara Oktober hingga Desember.

Penyebab kebakaran masih belum diketahui, dan pihak berwenang telah memulai penyelidikan. Insiden ini menjadi kebakaran besar ketiga di Bangladesh dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, kebakaran di pabrik garmen dan gudang bahan kimia di Dhaka menewaskan sedikitnya 16 orang, sementara kebakaran lain di Chittagong menghancurkan gedung pabrik tujuh lantai di kawasan ekspor.

Bangladesh merupakan eksportir pakaian terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Industri ini memasok berbagai merek besar seperti Walmart, H&M, dan Gap, serta mempekerjakan sekitar 4 juta pekerja.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya