Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: YouTube Kompas TV)

Politik

Dipanggil Mendadak ke Kertanegara

Bahlil Kupas Sejumlah Isu Energi dengan Prabowo

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 23:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih (KMP) mendadak dipanggil ke kediaman Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu, 19 Oktober 2025.

Salah satu anggota kabinet yang merapat ke rumah Prabowo adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Kepada awak media, Ketua Umum Partai Golkar ini membeberkan maksud pemanggilan tersebut.

“Sebagai pembantu presiden harus siap setiap saat, harus siap untuk menyiapkan materi baik diminta maupun (tidak) diminta. ketika diminta seperti hari ini ya kita harus melaporkan semuanya,” ungkap Bahlil. 


Lanjut dia, pertemuannya dengan Prabowo membahas soal implementasi B50 untuk biodiesel dan etanol untuk bensin E10. 

“Beliau (Prabowo) menanyakan tentang persiapan-kesiapan (B50) untuk bisa diimplementasikan. Di samping itu kami berbicara tentang hilirisasi yang untuk khususnya di komoditas mineral dan batu bara. Itu kira-kira," jelasnya.

Selain itu, Bahlil mengatakan Prabowo juga memberikan arahan terkait percepatan pembangunan kilang di sejumlah daerah.

"(Terkait) kilang dari 18 titik yang dibicarakan, ada 2 kilang ya. Kilang kalau yang sekarang refinery yang ada di Kalimantan Timur yang punya Pertamina, itu untuk beberapa produknya akan diresmikan di bulan November ini," tandas Bahlil.

Prabowo diketahui menggelar rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan. Selain Bahlil, hadir antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala BIN Muhammad Herindra serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya