Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Kemenkeu)

Bisnis

Purbaya Ancam Pecat Pegawai Bea Cukai Nakal: Mereka Kira Saya Main-main

SABTU, 18 OKTOBER 2025 | 00:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan menindak tegas pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan Bea dan Cukai yang terbukti melanggar disiplin dan etika. 

Ancaman itu disampaikan menyusul adanya 15.933 laporan dari masyarakat yang masuk ke kanal "Lapor Pak Purbaya" yang dibuka Kemenkeu.

“Saya baru tau walaupun kita udah menggebrak-gebrak, masih saja ada yang seperti ini. Artinya mereka gak peduli, dianggapnya saya main-main. Hari Senin depan kalau ada yang ketemu begini lagi saya akan pecat, walaupun katanya pecat pegawai negeri susah, saya akan pecat, saya persulit hidupnya,” tegas Purbaya di Presroom Kemenkeu pada Jumat, 17 Oktober 2025.


Purbaya mengatakan perilaku nakal pegawai di lapangan sudah lama menjadi catatan. Ia mengaku semula optimistis perilaku tersebut mulai berkurang setelah sejumlah peringatan keras dari pimpinan. Namun kenyataannya, masalah itu masih berlanjut.

"Saya pikir tadinya mulai berhenti ketika saya mulai ngomong-ngomong seperti itu seperti sepertinya selama ini dianggapnya kalau Menteri jauh banget ke bawah jadi gak mungkin turun ke bawah makanya saya set up pengaduan ini untuk menerima masukan langsung dari masyarakat," imbuhnya.

Meski demikian, Purbaya mengaku belum mampu untuk menjangkau semua laporan masuk dari masyarakat. Namun, ia memastikan tidak akan menolerir pegawai yang menunjukkan sikap tidak berintegritas.

"Ini nggak mungkin semuanya ditindakkan tapi once beberapa ribu orang ditindak yang lain saya harapkan nggak mengulangi lagi jadi kasih tau teman-teman baik yang di pinggir-pinggir sampe bawah-bawah saya akan mulai sampai bawah hati-hati gitu," tegasnya.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah membacakan salah satu aduan yang menyebutkan sekelompok petugas Bea Cukai sering terlihat nongkrong di kedai kopi Starbucks sambil membicarakan urusan bisnis pribadi.

“Yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset, bagaimana mengamankan aset, baru dapat kiriman mobil bagaimana, jualnya bagaimana,” ujarnya saat membacakan laporan tersebut.

Ia juga menyinggung etika petugas yang nongkrong di tempat umum dengan seragam dinas.

“Masa nongkrong di Starbucks berpakaian seragam gak kira-kira. Kalau mau, yang sopan dikit lah. Paling enggak gak kelihatan, ini kan jadi kelihatan bahwa kalau mereka (Dirjen) lapor bagus-bagus terus ternyata di lapangannya begini nah ini yang justru kita minta masukkan dari teman-teman masyarakat kita betulin pelan-pelan,” tandasnya.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya