Berita

Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman (kanan). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

IndoStrategi: Abdul Mu’ti Menteri Kinerja Terbaik di Tahun Pertama Prabowo-Gibran

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 17:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, lembaga riset independen IndoStrategi merilis laporan evaluasi kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih. 

Hasilnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dipimpin Abdul Mu’ti dinilai memiliki kinerja terbaik dengan skor tertinggi.

“Berdasarkan hasil penelitian kami, yang tertinggi adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skor 3,35,” ujar Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, saat memaparkan rilis surveinya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat, 17 Oktober 2025. 


Ali menjelaskan, capaian skor tertinggi kinerja menteri kabinet itu dilihat dari pencapaian program prioritas di masing-masing kementerian. 

“Riset kami ini berbasis kinerja kementerian,” jelas kandidat Doktor dari Unpad ini.

Selain Kementerian yang dipimpin Abdul Mu’ti, sejumlah kementerian lain juga masuk dalam daftar sepuluh besar dengan kinerja terbaik, yakni:

1. Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) – Skor 3,35
2. Sugiono (Menteri Luar Negeri) – Skor 3,32
3. Nasaruddin Umar (Menteri Agama) – Skor 3,26
4. Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) – Skor 3,22
5. Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) – Skor 3,21
6. Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan) – Skor 3,15
7. Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri) – Skor 3,14
8. Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan) – Skor 3,13
9. Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) – Skor 3,08
10. Rosan Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi) – Skor 3,08

Riset IndoStrategi dilakukan pada awal September hingga 13 Oktober 2025 menggunakan metode purposive sampling. 

Total terdapat 424 responden dari 34 provinsi yang dipilih berdasarkan kriteria pendidikan minimal strata satu (S1) dan memiliki pekerjaan tetap seperti guru, dosen, aktivis, karyawan, hingga pengusaha.

Selain wawancara langsung, riset ini juga melibatkan analisis terhadap sumber berita daring dan luring, dokumen resmi pemerintah, serta pandangan para pengamat dan akademisi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya