Berita

Penandatanganan kerja sama strategis antara PT Berkah Bomba Energi dengan Sembcorp. (Foto: RMOL)

Bisnis

PLTS 300 MW di Sumsel Jadi yang Terbesar

Bomba Grup Perkuat Ketahanan Energi Nasional

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 17:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bomba Grup menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi dan menurunkan emisi karbon melalui pengembangan energi terbarukan. 

Komitmen itu diwujudkan lewat penandatanganan kerja sama strategis antara PT Berkah Bomba Energi dengan Sembcorp yang digelar di kantor pusat Bomba Grup di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.

Kedua perusahaan akan bersama-sama membentuk sebuah joint venture yaitu PT Sembcorp Bomba Energi Nusantara (SBEN).


Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Alvin R. Setiawan selaku perwakilan Bomba Grup dan Calestine Lee dari pihak Sembcorp.

Vice President Business Development Bomba Grup, Sonny Harahap, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah besar dalam mendukung transisi energi bersih dan memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan nasional.

“Alhamdulillah, hari ini kami sudah menandatangani kerja sama penting untuk membantu pemerintah, terutama dalam ketahanan energi dan pengurangan emisi. Bomba aktif mensupport program tersebut melalui renewable energy,” ujar Sonny.

Dia mengungkapkan, Bomba Grup akan mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sumatera Selatan dengan kapasitas 300 megawatt, yang tercatat sebagai salah satu PLTS terbesar di Indonesia.

“PLTS Sumsel kita ini tercatat 300 megawatt, ini terbesar lah di Indonesia saat ini,” ujarnya bangga.

Tak hanya mengandalkan energi surya, proyek tersebut juga didukung dengan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 300 megawatt, yang berfungsi menjaga kestabilan pasokan listrik serta mendukung transmisi di wilayah Sumatera.

“Dengan battery energy storage system sebesar 300 megawatt, kita bisa menjaga konstan mode dari energi yang dihasilkan,” jelas Sonny.

Dalam hal distribusi energi, Sonny menegaskan bahwa Bomba Grup akan tetap bekerja sama dengan PT PLN (Persero) sebagai mitra utama dalam kontrak penyaluran listrik.

“Untuk distribusi listrik tentu kita akan ke PLN kontraknya. Tidak mungkin lepas, karena kita juga aktif membantu PLN dalam pengadaan energi,” katanya.

Sonny menambahkan, kemitraan dengan perusahaan energi terkemuka ini menandai langkah konkret Bomba Grup untuk memperluas jangkauan bisnis energi hijau dan menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan energi bersih di kawasan Asia Tenggara.

Bomba ingin menunjukkan bahwa transisi energi bukan sekadar wacana. Melainkan ingin menjadi bagian nyata dari solusi menuju Indonesia yang berdaulat energi dan berkelanjutan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya