Berita

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf. (Foto: YouTube NU Online)

Politik

Trans7 Menghina Pesantren dan Tokoh yang Dimuliakan NU

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 10:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tayangan program "Expose Uncensored" Trans7 terkait kehidupan santri dan kiai tidak hanya menciderai nilai luhur dunia pesantren, tapi juga berpotensi mengganggu harmoni sosial di tengah masyarakat.

"Jelas, penghinaan-penghinaan yang dilakukan dalam tayangan Trans7 sangat menyinggung dan membangkitkan amarah bagi kalangan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama (NU) pada umumnya,” kata Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf dikutip Rabu, 15 Oktober 2025.

Program yang tayang pada 13 Oktober 2025 kemarin tidak hanya melecehkan pesantren, melainkan juga melanggar prinsip jurnalisme.


Di sisi lain, sosok yang akrab disapa Gus Yahya ini berharap para santri dan kiai tidak goyah berkhidmat untuk agama dan bangsa meski diframing negatif oleh segelintir pihak, termasuk lewat tayangan Trans7 tersebut.

"Berkhidmat kepada agama dan bangsa tidak mengharapkan ucapan terima kasih, semata-mata untuk mencari ridha Allah," pungkasnya.

Trans7 telah melayangkan surat permohonan maaf kepada keluarga pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP Putri Hidayatul Mubtadiaat buntut tayangan yang merugikan pihak pesantren.

Surat ditujukan kepada HM Adibussholeh, salah satu putra KH Anwar Mansyur, selaku perwakilan keluarga besar PP Putri Hidayatul Mubtadiaat. 

"Kami dari Trans7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap kiai dan keluarga, para pengasuh, santri, serta alumni Ponpes Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP Putri Hidayatul Mubtadiaat,” ucap Kepala Departemen Programming, Renny Andhita dikutip Selasa, 14 Oktober 2025.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya