Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Eddy Soeparno: Dunia Mengakui Peran Aktif Prabowo Wujudkan Perdamaian untuk Gaza

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 19:23 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Prabowo Subianto menghadiri rangkaian acara menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh yang digelar di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Senin, 13 Oktober 2025. 

Forum tingkat tinggi ini mempertemukan sejumlah pemimpin dunia untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza yang menandai langkah maju dan penting menuju stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Bagi Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, kehadiran Prabowo dalam KTT Perdamaian ini merupakan buah dari perjuangan Indonesia untuk penghentian perang di Gaza, Palestina.


“Konsistensi Presiden Prabowo ini diiringi strategi diplomasi yang tepat menjadikan Indonesia berperan penting dalam mewujudkan perdamaian Gaza yang akhirnya tercapai,” kata Eddy di sela-sela menjadi pembicara kunci dalam agenda MUFG Now kerjasama MUFG Bank dan Bank Danamon di Hotel Raffles Kuningan, Jakarta, Selasa 14 Oktober 2025

Eddy Soeparno menceritakan saat dulu dirinya masih menjadi Sekretaris Jenderal PAN, Presiden Prabowo sudah menjadikan isu perdamaian di Gaza dan kemerdekaan Palestina ini sebagai prioritas dalam rencana kebijakan luar negerinya. 

“Saya menjadi saksi bahwa saat menjadi kandidat Capres dalam pemilu 2019 dan 2024, Presiden Prabowo secara konsisten menempatkan isu kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari program prioritas kebijakan luar negerinya," katanya.

Bagi Eddy, dalam strategi diplomasi mewujudkan perdamaian di Gaza, Presiden Prabowo menjalankan peran bukan hanya sebagai Commander in Chief tapi lebih jauh dari itu beliau berperan sebagai Diplomat in Chief yang efektif. 

"Sebagai Diplomat in Chief, kita bisa saksikan dalam berbagai forum internasional Presiden Prabowo menjadi tokoh sentral baik oleh Rusia dan China di satu sisi dan juga bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sisi lain," tuturnya.

"Ini menunjukkan semakin pentingnya posisi Indonesia dalam diplomasi internasional dan dinamika politik global," lanjutnya.

Bagi Eddy Soeparno, posisi Indonesia yang semakin penting dan signifikan di dunia internasional ini menjadi momentum untuk membuka kesempatan lain bagi Indonesia seperti di bidang investasi, ekonomi, termasuk peluang pembiayaan untuk menciptakan kemandirian pangan dan energi. 

"Momentum ini yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh jajaran pemerintahan sebagai follow up dari keberhasilan Presiden Prabowo," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

UPDATE

Perpres Pelindungan Ojol Jangan Berhenti di Atas Kertas

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:29

Awasi Ketat Penggunaan Anggaran Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:16

Sakelar Cahaya di Dalam Otak

Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:04

Kartu Nikah Digital Bisa Diakses melalui Simkah, Ini Caranya!

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:44

Nusron Wahid Bikin KPK Tidak Berkutik

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:24

Dulu di Depok Banyak Maling dan Begal, Sekarang Aman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:08

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Puluhan Korban Investasi Emas Polisikan Direksi PT DGJ

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:33

Tragedi Affan dan Bambang Jangan Terulang

Minggu, 11 Oktober 2026 | 03:14

Selengkapnya