Berita

Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

Politik

TAPK3 Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Buntut 12 ABK Hilang

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 15:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Nasib 12 awak kapal  LCT Cita XX yang belum jelas hingga kini usai dilaporkan hilang pada 17 Juli 2024 perlu menjadi perhatian serius pemerintah.

Terkait itu, Tim Advokasi Peduli Korban Kecelakaan Kapal (TAPK3) melayangkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto untuk ditindaklanjuti.

“Surat terbuka ini kami sampaikan kepada Bapak Presiden sebagai bentuk kepedulian terhadap transportasi laut agar tidak menghambat pembangunan Nasional di berbagai daerah, menciptakan rasa aman bagi ABK dan Penumpang Kapal Laut, adanya kepastian hukum bagi para pengguna jasa pelayanan transportasi laut serta melindungi lingkungan maritim,” tulis surat terbuka itu dikutip redaksi di Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2025.


Surat tertanggal 12 Oktober 2025 dengan nomor 001/TAPK3/25.1/X/2025 itu menyoroti adanya dugaan kesengajaan dari petugas Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Kantor Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Pomako yang menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) Nomor BB.12/KM.62/23/VII/UPP- PMK.2024 tanggal 14 Juli 2024 Pukul 23.00 WIT.

“Padahal kapal LCT CITA XX tidak laik laut dimana surat pengawakan kapal sudah kedaluarsa (expired) tanggal 04 Juli 2024 dan kapal LCT CITA XX tidak memiliki izin dan/atau tidak memiliki sertifikasi untuk mengangkut penumpang tetapi mengangkut Penumpang 6 (enam) orang kemudian saat berlayar kapal tersebut mengalami kecelakaan kapal tanggal 15 Juli 2024 yang mengakibatkan adanya korban 12 (dua belas) orang,” bunyi surat tersebut.
 
Selanjutnya, surat menyatakan bahwa korban kecelakaan kapal LCT CITA XX sampai dengan saat ini sudah melakukan berbagai upaya dengan cara membuat Laporan Kecelakaan Kapal tersebut, akan tetapi tidak ada kelanjutan dari Kementerian Perhubungan. 

“Kami juga sudah meminta Audiensi dengan Komisi III dan Komisi V DPR RI, membuat Laporan Polisi di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (MABES POLRI) dan membuat pengaduan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM RI) akan tetapi sampai dengan saat ini prosesnya diam ditempat, tidak ada kepastian hukum nasib dari ke 12 (dua belas) orang yang merupakan korban kecelakaan kapal LCT CITA XX, hal ini karena diduga adanya upaya menghalangi proses tersebut dan diduga adanya keterlibatan orang besar merupakan mafia di dunia Pelayaran,” sambungnya.

“Dan Kami juga sudah berkirim surat kepada Bapak Presiden melalui Mensesneg perihal permohonan audiensi, besar harapan kami agar Bapak Presiden menerima kami ber-audiensi. Demikian surat terbuka ini kami sampaikan, terima kasih atas perhatiannya,” tutup surat tersebut.

Salah satu anggota TAPK3, Andri Yani Sanusi menilai upaya ini dilakukan untuk mewujudkan keadilan bagi para keluarga korban. Bahkan ia menduga ada kejanggalan dari kasus ini dan terkait dengan proyek BTS 4G Kominfo.  

“Kita lagi dalami, karena ada kejanggalan dalam kecelakaan ini, muatan kapal sdh lima kali bolak balik ke tempat tujuan tidak pernah diturunkan, apa ada kaitan dengan kasus Johnny G Plate?” tandasnya.   

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Sidang Bluray Cargo Ungkap Kode-kode Suap untuk Kementerian/Lembaga

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:58

Duel Raksasa Eropa Prancis Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:37

Adian Napitupulu: Kehadiran Buku Anotasi KUHAP Penting bagi BAM DPR

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:25

Pengacara Bantah Don Ritto Terlibat dalam Megakorupsi Bersama Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:00

Harga Minyakita Masih di Atas HET, Kemendag Bakal Perketat Distribusi Lewat BUMN

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45

Revisi UU Zakat, FOZ Dorong Skema Zakat sebagai Pengurang Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:37

Sinopsis Film Kung Fu Soccer, Comeback Stephen Chow Raup Rp1,3 Triliun dalam Dua Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:33

Menag Ajak Alumni PTKIN Berkontribusi di Pemerintahan Prabowo

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:13

Ade Ginanjar Bela Bahlil: Polemik Batu Bara Jangan Digiring ke Ranah Politik

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:10

Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy A27 5G Indonesia, Segini Harganya

Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09

Selengkapnya