Berita

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025. (Foto: Sekretariat Presiden RI)

Bisnis

Lifting Migas Lampaui Target APBN, Bahlil Dinilai Selaras dengan Presiden

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 10:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Realisasi lifting migas nasional tercatat melampaui target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada semester I 2025. Pencapaian itu dinilai sebagai kinerja positif Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Pengamat energi dari Gerilya Institute, Subhkan Agung Sulistio, menyampaikan hal tersebut dalam diskusi publik bertajuk “Satu Tahun Prabowo-Gibran: Sudah Berdaulatkah Kita dalam Energi?” di Bumi Serpong Damai (BSD), Senin, 13 Oktober 2025. Menurutnya, kenaikan lifting dari sekitar 430 ribu menjadi hampir 600 ribu barel per hari, menunjukkan hasil positif sektor minyak dan gas bumi (migas).

"Langkah ini menunjukkan ada perbaikan tata kelola di lapangan, di tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka," ujar Subhkan dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2025.


Kenaikan rata-rata lifting migas yang mencapai 111,9 persen di masa setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, harus digenjot oleh Menteri ESDM dengan peningkatan produksi di wilayah lain. "Namun, untuk menjaga tren positif, pemerintah perlu membuka wilayah kerja baru dan menemukan cadangan minyak baru," sambungnya.

Inovasi teknologi dan efisiensi biaya juga menjadi faktor penting dalam peningkatan produksi. Terutama soal teknologi baru yang potensi membantu mengoptimalkan sumur yang sebelumnya dianggap tidak produktif.  "Tapi kalau kita mau jangka panjang, eksplorasi wilayah baru adalah kuncinya,” ujar Subhkan.

Di samping itu, Subhkan juga mendapati kebijakan positif yang dikeluarkan Bahlil cukup mendapat perhatian publik, yakni soal legalisasi sumur minyak rakyat. Dimana, pemerintah memberikan izin kepada masyarakat untuk mengelola sumur-sumur tua yang sudah tidak ekonomis bagi perusahaan besar. Menurutnya, itu adalah angkah tepat, Sumur tua hasilnya kecil, jadi lebih baik diserahkan ke masyarakat untuk  mendorong kemandirian energi di tingkat lokal. 

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Adib Miftahul turut menilai positog capaian di sektor energi pada setahun pemerintahan Presiden Prabowo-Wakil Presiden Gibran. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari upaya Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menata ulang tata kelola sumber daya alam nasional.

“Prabowo sedang melakukan reset besar-besaran terhadap tata kelola ekonomi, termasuk energi. Ia sedang menghitung ulang kekayaan negara dan memastikan tidak ada lagi kelompok rente yang bermain di tengah,” kata Adib.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya