Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Minyak Membaik setelah Ketegangan AS-China Reda

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak sedikit menguat setelah adanya jaminan bahwa Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada akhir Oktober.

Dikutip dari Reuters, pada penutupan perdagangan Senin, 13 Oktober 2025, harga minyak mentah Brent ditutup naik 59 sen atau 0,9 persen, pada 63,32 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup naik 59 sen atau 1 persen, pada 59,49 Dolar AS per barel.

Kedua kontrak turun sekitar 4 persen pada hari Jumat dan berakhir pada level terendah sejak Mei, setelah Trump mengancam akan membatalkan pertemuan dengan Xi dan mengenakan tarif baru yang tinggi pada impor dari China.


Namun, ketegangan mereda setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pada Senin bahwa pertemuan Trump dan Xi di Korea Selatan tetap sesuai rencana. Ia mencatat adanya komunikasi substansial antara kedua belah pihak selama akhir pekan.

"Kami telah melakukan de-eskalasi yang signifikan," kata Bessent dalam wawancara dengan Fox Business Network.

Di sisi permintaan, impor minyak mentah China pada bulan September naik 3,9 persen dari tahun sebelumnya menjadi 11,5 juta barel per hari, data bea cukai menunjukkan.

Sementara itu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mempertahankan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global yang relatif tinggi tidak berubah untuk tahun ini dan tahun depan.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya