Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Logam Kuning Kian Berkilau Sentuh Rekor Baru

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas kembali mencetak rekor baru, menyentuh 4.100 Dolar AS per ons untuk pertama kalinya. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve.

Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menambah tarif baru untuk barang-baran dari China yang membuat hubungan kedua negara kembali memanas. Pasar pun cemas. Langkah Trump memicu kekhawatiran akan potensi perang dagang baru. Pelaku pasar juga memperkirakan peluang 97 persen untuk pemangkasan suku bunga the Fed sebesar 25 basis poin pada Oktober, dan 100 persen kemungkinan penurunan lanjutan pada Desember. 

Dikutip dari Reuters, emas spot di pasar New York melambung 2,2 persen menjadi 4.106,48 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 13 Oktober 2025.  Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember ditutup melejit 3,3 persen menjadi 4.133 Dolar AS per ons.


Sepanjang tahun ini, harga emas meroket sekitar 56 persen, setelah pekan lalu berhasil menembus tonggak psikologis 4.000 Dola AS untuk pertama kalinya. 

Bank of America dan Socit Gnrale kini memperkirakan harga emas dapat mencapai 5.000 Dolar AS per ons pada 2026, sedangkan Standard Chartered menaikkan proyeksinya menjadi rata-rata 4.488 Dolar AS per ons pada 2026.

Logam lainnya juga bergerak lebih tinggi. Perak spot melesat 3,1 persen menjadi 51,82 Dolar AS per ons, setelah menyentuh rekor tertinggi 52,12 Dolar AS pada awal sesi. Platinum melonjak 3,9 persen ke 1.648,25 Dolar AS. Paladium menguat 5,2 persen menjadi 1.478,94 Dolar AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya