Berita

Kemendikdasmen menggelar konvensi nasional VIII SPK Indonesia di Bandung, Jumat 10 Oktober 2025. (Foto: Dok. Kemendikdasmen)

Politik

Sekolah Maju Punya Tanggung Jawab Moral dan Profetik

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 20:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Saat ini dunia semakin terfragmentasi dan individualistik, di mana orang tidak lagi peduli dengan lingkungan sekitarnya. Inilah yang menjadi salah satu perhatian Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bagaimana membangun tanggung jawab moral dan sosial di kalangan anak-anak saat ini.

“Budaya individualistik yang sudah muncul sekitar tahun ‘90-an ketika modernisasi berkembang, sekarang makin parah dengan adanya media sosial. Jangankan dengan tetangganya, dengan kakaknya saja di rumah belum tentu peduli," kata Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq saat konvensi nasional VIII SPK Indonesia di Bandung, Jumat, 10 Oktober 2025.

Wamen Fajar lantas menyinggung Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK) yang sudah memiliki sistem atau metode dalam membangun karakter kuat, membangun resiliensi, dan tanggung jawab sosial.


Fajar mengajak Perkumpulan SPK untuk bisa mengimbaskan praktik-praktik baik ke sekolah lain yang ada di sekitarnya. 

“SPK bisa menjadi semacam pusat penyebaran praktik baik. Baik secara inovasi, pembelajaran, kepemimpinan sekolah, dan juga teknologi pendidikan,” tutur Wamen.

Wamen berharap para murid yang dididik di SPK bisa tumbuh menjadi manusia Indonesia seutuhnya dengan kesadaran warga global yang tetap berpijak pada nilai-nilai dasar bangsa. 

“Think globally, act locally. Bagaimana anak-anak kita punya wawasan global, tetapi kakinya tetap berpijak pada Pancasila. Tidak kehilangan jati dirinya. Inilah salah satu tantangan bagaimana SPK betul-betul tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang inklusif," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya