Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: NBC)

Dunia

Rusia Dukung Trump Raih Nobel Perdamaian

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 17:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pejabat Rusia Yuri Ushakov menyatakan akan mendukung pencalonan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk meraih Hadiah Nobel Perdamaian. 

Dukungan tersebut disampaikan menjelang pengumuman resmi pemenang Nobel yang akan dilakukan di Oslo, Norwegia.

Ushakov mengatakan bahwa Rusia menghargai upaya Trump dalam mendorong berakhirnya perang di Ukraina.


“Kami akan mendukung pencalonan Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian,” kata Ushakov, seperti dimuat TASS, Jumat, 10 Oktober 2025. 

Rusia berulang kali menyampaikan rasa terima kasih atas peran Trump dalam mendorong solusi damai bagi konflik Ukraina. Bahkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut bahwa Kyev akan mempertimbangkan untuk menominasikan Trump jika ia benar-benar berhasil mencapai kesepakatan gencatan senjata.

“Jika Trump berhasil mewujudkan gencatan senjata, tentu saja kami akan mempertimbangkan nominasi tersebut,” ujar Zelensky.

Meski mendapat dukungan politik, para pengamat Nobel memperkirakan peluang Trump untuk menang tetap kecil. 

Komite Nobel biasanya lebih fokus pada perdamaian jangka panjang, kerja sama internasional, serta kontribusi organisasi atau individu yang konsisten membangun perdamaian.

Lembaga Riset Perdamaian Oslo (PRIO) menyebut beberapa kandidat kuat lainnya, seperti jaringan masyarakat sipil Sudan “Emergency Response Rooms”, Mahkamah Internasional (ICJ) dan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), serta Committee to Protect Journalists yang dikenal memperjuangkan kebebasan pers.

Spekulasi mengenai kemungkinan Trump menang Nobel meningkat dalam beberapa minggu terakhir, terutama karena pernyataannya sendiri. Ia bahkan menyebut bahwa jika dirinya tidak menang, hal itu akan menjadi penghinaan bagi Amerika Serikat.

Hadiah Nobel Perdamaian merupakan satu-satunya Nobel yang diumumkan di Oslo, Norwegia. Sementara empat penghargaan lainnya, medis, fisika, kimia, dan sastra, sudah diumumkan di Stockholm, Swedia, awal pekan ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya