Berita

Menlu Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Menlu Sugiono Lakukan Kunjungan Bersejarah ke Korut

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 13:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Pyongyang, Korea Utara, pada 10-11 Oktober 2025.

Kunjungan tersebut menjadi yang pertama dilakukan Menlu RI ke Korea Utara dalam 13 tahun terakhir, menandai langkah penting dalam mempererat hubungan diplomatik kedua negara.

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang menyampaikan bahwa agenda utama kunjungan Sugiono adalah pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choe Son Hui. 


Pertemuan tersebut akan membahas berbagai isu strategis dan peluang kerja sama baru.

“Pak Menlu akan melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Korea, Yang Mulia Choe Son Hui, dan isu-isu yang dibicarakan tentunya mencakup penguatan berbagai kerja sama,” ujar Yvonne dalam sebuah pernyataan di Jakarta, seperti dikutip Jumat, 10 Oktober 2025.

Yvonne menegaskan bahwa kunjungan Menlu mencerminkan konsistensi Indonesia dalam menjalin hubungan luar negeri yang terbuka dan konstruktif, termasuk dengan negara-negara yang memiliki posisi strategis di kawasan Asia Timur.

“Kunjungan ini menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap dialog konstruktif dan hubungan kerja sama dengan berbagai mitra di kawasan,” kata dia.

Selain memenuhi undangan Menlu Korea Utara, Sugiono juga dijadwalkan meninjau Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Pyongyang. 

Kantor tersebut sempat ditutup pada 2021 akibat pandemi COVID-19 dan kini akan dilihat kembali kondisi serta operasionalnya untuk mendukung aktivitas diplomatik ke depan.

“Selain memenuhi undangan Menlu Korea Utara, Pak Menlu juga akan meninjau KBRI Pyongyang yang sempat ditutup pada tahun 2021 karena COVID-19,” jelasnya.

Yvonne menambahkan, kunjungan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Korea Utara di masa mendatang, baik dalam bidang politik, ekonomi, maupun kebudayaan. 

“Nanti akan ada satu penguatan bilateral kita, dan kami akan update lebih lanjut begitu ada detailnya,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya