Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Inteligence)

Bisnis

Bitcoin Turun Tipis ke 121.249 Dolar AS

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 12:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin tercatat melemah tipis sebesar 0,57 persen ke level 121.249 Dolar AS atau sekitar Rp1,9 miliar pada perdagangan Jumat siang, 10 Oktober 2025.

Data CoinMarketCap menunjukkan penurunan ini dipicu oleh kelemahan teknikal, setelah Bitcoin gagal bertahan di level 121.700 Dolar AS, ambang psikologis bagi para trader.

Secara teknikal, indikator MACD masih menandakan dorongan beli, namun RSI (Relative Strength Index) mendekati area jenuh beli. Kondisi ini membuat sistem perdagangan otomatis seperti stop-loss. 


Jika pembeli tidak segera mengangkat harga kembali, Bitcoin berpotensi menguji level dukungan berikutnya di 116.500 Dolar AS atau sekitar Rp1,88 miliar.

Selain faktor teknikal, tekanan juga datang dari risalah rapat The Federal Reserve (The Fed) yang menunjukkan perbedaan pandangan terkait pemangkasan suku bunga pada 2025. Sekitar separuh anggota dewan memperkirakan masih akan ada dua kali pemangkasan lagi, namun waktu pelaksanaannya belum jelas.

Situasi ini membuat pasar memperkirakan Dolar AS akan tetap kuat lebih lama, yang biasanya berdampak negatif pada harga kripto. Para analis menilai, volatilitas Bitcoin bisa meningkat dalam beberapa pekan ke depan sambil menunggu kepastian arah kebijakan The Fed.

Dalam sembilan hari terakhir, total investasi baru ke ETF Bitcoin mencapai 198 juta Dolar AS per 9 Oktober 2025.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya