Berita

Kepala tim negosiasi Hamas Khalil al-Hayya (Foto: Reuters)

Global

Hamas Umumkan Berakhirnya Perang Israel di Gaza

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala tim negosiasi Hamas, Khalil al-Hayya, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima jaminan dari Amerika Serikat dan para mediator internasional bahwa perang di Gaza telah benar-benar berakhir.

Menurutnya, tahap awal kesepakatan gencatan senjata akan mencakup pertukaran tawanan, penarikan pasukan Israel dari beberapa wilayah, pembukaan kembali perbatasan Rafah, serta masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza.

“Kami telah menerima jaminan dari para mediator dan pemerintah AS, yang semuanya menegaskan bahwa perang telah berakhir sepenuhnya,” ujar al-Hayya, dikutip dari Anadolu Agency, Jumat, 10 Oktober 2025.


Namun, masih ada banyak pertanyaan mengenai pelaksanaan kesepakatan ini, termasuk bagaimana tahap-tahapnya dijalankan dan bagaimana hal tersebut akan sejalan dengan rencana jangka panjang menuju perdamaian permanen.

Seorang sumber Hamas mengatakan kepada Al Jazeera bahwa salah satu isu paling sulit adalah daftar nama tahanan Palestina yang akan dibebaskan pada tahap pertama. Sementara itu, pemerintah Israel masih harus melakukan pemungutan suara untuk menyetujui perjanjian tersebut.

Di sisi lain, serangan Israel di Gaza dilaporkan masih berlanjut. Menurut kantor berita Wafa, sedikitnya 29 warga Palestina tewas pada Kamis. Juru bicara pemerintah kota Gaza mengatakan, “Realitas di lapangan tidak berubah.”

Sejak perang pecah pada Oktober 2023, lebih dari 67.000 warga Palestina tewas dan 169.000 lainnya terluka. Ribuan orang masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan. Di pihak Israel, 1.139 orang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, dan sekitar 200 orang disandera.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya