Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Inteligence)

Bisnis

Diburu 200 Ribu Pendaftar, Rekrutmen PLN Dapat Apresiasi dari Puskep UI

KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 17:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Langkah PT PLN (Persero) membuka peluang kerja bagi generasi muda mendapat apresiasi dari Pusat Kajian Ketahanan Energi untuk Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (Puskep UI).

Direktur Eksekutif Puskep UI, Ali Ahmudi, menilai inisiatif tersebut menunjukkan keseriusan PLN dalam mempersiapkan masa depan energi nasional. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk mendukung transformasi sektor energi nasional, khususnya di bidang ketenagalistrikan. 

"Langkah tersebut menunjukkan bahwa PLN serius mempersiapkan masa depan energi Indonesia dengan melibatkan talenta muda yang adaptif dan inovatif,” ujar Ali Ahmudi kepada media di Jakarta, Kamis 9 Oktober 2025.


Perekrutan besar-besaran ini juga sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi pemerintah. Ali Ahmudi mencontohkan, setiap kenaikan 1 persen ekonomi nasional memerlukan tambahan konsumsi listrik sekitar 1,8 persen.

Sektor energi merupakan sektor strategis yang menghadapi berbagai tantangan, seperti transisi menuju energi bersih, digitalisasi sistem ketenagalistrikan, serta upaya memperluas akses listrik secara merata. 

Antusiasme pun cukup tinggi, dalam lima hari pembukaan, PLN menerima lebih dari 200.000 pendaftar. Hal ini mencerminkan antusiasme luar biasa dari kalangan muda sekaligus memperkuat regenerasi di sektor strategis. Saat ini, PLN tengah menjalankan berbagai program transformasi, mulai dari pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) hingga digitalisasi layanan kelistrikan, sejalan dengan agenda transisi energi nasional.

Ali menekankan pentingnya sistem seleksi yang terbuka dan berbasis kompetensi agar dapat menjaring talenta terbaik lintas disiplin ilmu. 

“Rekrutmen ini adalah bukti nyata komitmen PLN dalam membangun ekosistem energi bersih dan berkelanjutan. Kami sangat mengapresiasi langkah tersebut,” pungkas Ali.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya