Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Keyakinan Konsumen Anjlok, Purbaya Akui Masyarakat Sempat Kehilangan Harapan

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 22:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia yang anjlok ke level 115, terendah sejak April 2022 diakui terjadi karena meningkatnya pesimisme publik terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pada September 2025 masyarakat mulai kehilangan harapan, yang ditandai dengan banyaknya aksi demonstrasi di dalam negeri

“Kalau anda lihat memang September jatuh lebih dalam karena memang ekonominya melambat pada waktu itu. Dan masyarakat mulai kehilangan harapan,"kata Purbaya di Jakarta pada Rabu, 8 Oktober 2025.


"Makanya anda lihat demo yang rame sekali dan bahayanya waktu itu kalau engga dibalik, akan terus turun ke bawah dan instabilitas akan meningkat terus," imbuhnya.

Menurut Purbaya, penurunan IKK tidak hanya terjadi pada September, tetapi sudah berlangsung sejak Juli dan Agustus. 

“Turunnya bukan di September aja, Juli-Agustus sudah turun juga. Tapi yang September turunnya agak dalam. Kalau anda lihat indeks keyakinan ke pemerintah, turunnya cukup dalam ke level yang kalau enggak hati-hati bisa bahaya,” tuturnya.

Meski begitu, ia optimis keyakinan konsumen akan pulih pada Oktober. 

“Oktober kan beda, sudah kita balikkan sedikit optimismenya. Harusnya nanti kalau survei Oktober keluar, akan cenderung naik,” katanya.

Purbaya menyebut pemerintah tengah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi. Salah satunya melalui program magang bagi lulusan baru atau fresh graduate yang dibiayai oleh pemerintah.

“Nanti kan ada program stimulus antara lain tadi magang, yang dibiayai oleh pemerintah. Itu 20.000 orang pertama, nanti kalau ga salah ditambahkan lagi sampe targetnya 100.000. Tapi saya nggak mau mengalokasikan dana terlalu banyak ketika programnya belum terserap atau belum banyak,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya