Berita

Mantan Perdana Menteri Edouard Philippe (Foto: AFP)

Dunia

Mantan PM Prancis Desak Presiden Macron Mundur

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Desakan agar Presiden Emmanuel Macron mundur dari jabatannya semakin meluas di seluruh Prancis, termasuk dari mantan Perdana Menteri Edouard Philippe.

Seruan itu muncul sehari setelah Perdana Menteri Sebastien Lecornu mengundurkan diri, kurang dari sebulan setelah dilantik. Keputusan Lecornu memperdalam krisis politik yang telah mengguncang pemerintahan Macron.

“Dia harus mengambil keputusan yang sesuai dengan tanggung jawabnya, yaitu menjamin kelangsungan lembaga negara dengan mundur secara tertib,” ujar Philippe, dikutip dari AFP, Rabu, 8 Oktober 2025.


Krisis ini bermula sejak Macron memutuskan untuk menggelar pemilihan legislatif pada musim panas 2024. Langkah itu justru menjadi bumerang karena menghasilkan parlemen tanpa mayoritas yang jelas dan memperkuat posisi kelompok sayap kanan.

Media ternama Prancis, Le Monde, dalam editorial tajamnya menyebut situasi ini sebagai “bukti terbaru dari kehancuran” masa jabatan kedua Macron sejak terpilih kembali pada 2022.

“Presiden kini berada dalam krisis besar,” tulis Le Monde.

Gabriel Attal, mantan perdana menteri termuda Prancis yang kehilangan jabatannya setelah Macron mengumumkan pemilu dadakan 2024, juga angkat bicara. “Saya tidak lagi memahami keputusan presiden,” katanya. 

“Setelah serangkaian pergantian perdana menteri, sudah saatnya mencoba sesuatu yang berbeda," tambahnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya