Berita

Ketua Bidang Seni Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jakarta, Lutfi Hakim dalam Lokakarya bertajuk Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata? di Jakarta.(Foto: Dokumentasi MUI DKI Jakarta)

Nusantara

MUI DKI Jakarta:

Kelola Air Secara Berkeadilan Lewat Nilai Agama dan Budaya

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Air bukan sekadar unsur alam, tetapi sumber kehidupan yang menyatu dengan nilai spiritual, budaya, dan sosial. 

Demikian dikatakan Ketua Bidang Seni Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jakarta, KH Lutfi Hakim dalam Lokakarya bertajuk Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata? di Jakarta, Selasa 7 Oktober 2025.

Dalam Islam, lanjutnya, air digunakan untuk wudhu dan mandi besar sebagai syarat kesucian, bahkan kitab fiqih membahas bab pertama tentang air. Dalam budaya, air menjadi simbol kehidupan, kesuburan, dan keberkahan. 


Lutfi mencontohkan tradisi siraman di Jawa, melukat di Bali, hingga makna air dalam budaya Betawi melalui kendi, kentong, dan roti buaya. 

Ia menekankan bahwa transformasi PAM Jaya menjadi perseroda harus sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik, yakni transparansi, akuntabilitas, dan orientasi pada pelayanan publik. 

“Transformasi PAM Jaya menjadi perseroda harus dibaca sebagai momentum untuk memperkuat dua hal sekaligus: profesionalitas bisnis dan tanggung jawab sosial,” ujar Lutfi. 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum MUI Provinsi Jakarta, KH Auzai Mahfuz menekankan bahwa persoalan air tak hanya teknis, tetapi juga simbol peradaban dan kemanusiaan. 

“Air ini tidak mengenal agama. Nabi kita bersabda bahwa manusia memiliki tiga kebutuhan yang harus dipenuhi bersama. Yang pertama adalah air, yang kedua udara, dan yang ketiga adalah api,” kata Auzai.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya