Berita

Walikota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe. (Foto: Istimewa)

Hukum

KPK Panggil Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 12:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Walikota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, dan petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sumatera Utara (Sumut), serta belasan orang lainnya dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa 7 Oktober 2025.

Mereka dipanggil dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumut.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, tim penyidik memanggil Letnan Dalimunthe dan 15 orang lainnya sebagai saksi.


"Pemeriksaan dilakukan di kantor Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Utara," kata Budi kepada wartawan.

Belasan saksi lainnya yang juga dipanggil, yakni Ikhsan Harahap selaku PPK di Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta), Hendrik Gunawan Harahap selaku Kadis PUPR Pemkab Paluta, Asnawi Harahap selaku Kabag PBJ Pemkab Paluta, Ramlan selaku Kadis PUPR Pemkab Paluta tahun 2021-2024.

Selanjutnya, tujuh orang PNS sebagai Pokja Setda Pemkab Paluta, yakni Heru Pranata, Sapri Romadon, Gong Matua, Dedi Ratno, Syafrizal Gunawan, Husni Mubarok, dan Sobrin Dalimunthe.

Kemudian, Ahmad Juni selaku Kadis PUPR Pemerintah Kota (Pemkot) Padangsidimpuan, M Jafar Sukhairi selaku Bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2021-2025 yang saat ini menjabat Ketua DPW PKB Provinsi Sumut, Irsan Efendi Nasution selaku Walikota Padangsidimpuan periode 2018-2023, dan Addi Mawardi selaku Kabid Bina Marga, Dinas PUTR Pemkot Padangsidimpuan.

Pada Sabtu, 28 Juni 2025, KPK resmi mengumumkan lima dari tujuh orang yang terjaring OTT pada Kamis 26 Juni 2025 ditetapkan sebagai tersangka.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya