Berita

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono (tengah). (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

PPP Segera Gelar Mukernas Usai Rekonsiliasi

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 18:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) sebagai langkah lanjutan setelah tercapainya rekonsiliasi antara dua kubu pasca Muktamar X Ancol. 

Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono mengatakan bahwa proses rekonsiliasi telah difasilitasi oleh sejumlah pihak yang disebutnya sebagai “orang-orang baik”. Pertemuan tersebut melibatkan dirinya bersama Agus Suparmanto dan Taj Yasin.

“Disepakati untuk kita lakukan rekonsoliasi agar tidak terjadi perbedaan sudut pandang atau perbedaan pendapat yang kemudian menjadi tajam dan berkesinambungan,” kata Mardiono saat jumpa pers bersama di Kantor Kementerian Hukum (Kemenkum), Jakarta, pada Senin 6 Oktober 2025. 


Menurut Mardiono, kesepakatan tersebut menjadi dasar untuk menyatukan kembali seluruh elemen PPP. Ia menegaskan bahwa setelah rekonsiliasi di tingkat pimpinan, langkah berikutnya adalah menyempurnakan struktur kepengurusan partai agar lebih utuh dan representatif.

“Untuk menjadikan organisasi ini utuh itu harus terbentuk kepengurusan yang baru,” kata Mardiono.

Lebih lanjut, Mardiono menegaskan bahwa rekonsiliasi di tingkat nasional akan diformalkan melalui forum Mukernas. Dalam forum itu, kata dia, akan lahir berbagai keputusan strategis yang disepakati bersama oleh seluruh unsur partai.

“Nanti di dalam Mukernas itu akan melahirkan berbagai macam keputusan yang disepakati," pungkas Mardiono.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya