Berita

Upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta. (Foto: Puspen TNI)

Politik

Tantangan TNI Masa Depan Tak Sekadar Menjaga Garis Batas Negara

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 22:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perkembangan zaman turut membawa tantangan baru bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

"Tantangan utama TNI hari ini dan ke depan bukan lagi semata menjaga garis batas, melainkan mengamankan eksistensi bangsa di tengah dunia tanpa sekat," kata Anggota DPD asal Jakarta, Fahira Idris, Minggu, 5 Oktober 2025.

Fahira melanjutkan, bentuk ancaman terhadap negara telah berubah dari konfrontasi fisik menjadi multi-domain warfare yang melibatkan ruang siber, angkasa, ekonomi, dan informasi.


"Saya yakin, TNI siap untuk itu,” tegas Fahira.
 
Untuk menjawab tantangan masa depan, ia mengurai ada tiga arah pembaruan strategis yang patut mendapat perhatian. Pertama, transformasi digital pertahanan yang menegaskan bahwa perang masa depan dimenangkan bukan semata oleh jumlah pasukan, melainkan oleh kecepatan informasi dan presisi keputusan.

"Melalui defense digital command, TNI dapat mengintegrasikan data siber, intelijen, dan komunikasi lintas matra menjadi satu jaringan komando yang adaptif dan tangguh," jelasnya.
 
Kedua, pembinaan personel yang berbasis data, kompetensi, dan kebutuhan operasi. Melalui pemetaan digital berbasis big data dan kecerdasan buatan, TNI dapat memantau rekam jejak, keahlian, dan potensi setiap anggota secara real time.
 
Ketiga, modernisasi konsep pertahanan rakyat semesta dengan pendekatan smart defense community, yaitu mengintegrasikan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat digital sebagai lapisan pertahanan nonkonvensional.
 
“Di usia ke-80 ini, TNI dihadapkan pada tantangan bukan hanya untuk mempertahankan Tanah Air, tetapi juga untuk memimpin transformasi menuju Indonesia yang tangguh dan bermartabat di mata dunia,” pungkas Fahira.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya