Ulama Abu Bakar Ba’asyir (ABB) usai bertemu Jokowi kediamannya, Sumber, Solo, Senin, 29 September 2025. (Foto: RMOLJateng/Dian Tanti)
Ulama Abu Bakar Ba’asyir (ABB) usai bertemu Jokowi kediamannya, Sumber, Solo, Senin, 29 September 2025. (Foto: RMOLJateng/Dian Tanti)
"Karena ABB (Abu Bakar Ba'asyir) dianggap tokoh yang punya track record panjang di dunia terorisme," kata Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Tegar Bimantoro dalam keterangan resmi pada Kamis 2 September 2025.
Tegar melihat pelabelan tokoh yang dianggap radikal bisa jadi sebenarnya hanya memiliki pandangan kritis saja. Tetapi karena dilabeling sebagai ancaman, maka ia kemudian benar-benar menginternalisasi peran radikal tersebut.
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
UPDATE
Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12
Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10
Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47
Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33