Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Bea Cukai Awasi Jalur Hijau

Menkeu Purbaya: Kalau Ketahuan, Awas!

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 21:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memerintahkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memperketat pengawasan jalur hijau impor melalui pemeriksaan acak. 

Langkah ini diambil untuk memastikan arus barang lancar dan tidak memberi celah bagi praktik curang. Meski demikian, Purbaya menjamin, pengetatan itu tidak akan mengganggu arus barang.

“Saya random sampling. Paling satu hari berapa biji, tapi jangan main-main, gitu aja, kalau ketahuan awas! Desain tidak mengganggu kelancaran barang-barang di sana,” kata Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, pada Rabu, 1 Oktober 2025.


Ia menegaskan bahwa pemeriksaan acak tidak akan dilakukan secara berlebihan. 

“Makanya saya random sample, nggak akan terus-terusan banyak,” tambahnya.

Selama ini, jalur hijau ditujukan untuk barang impor berisiko rendah yang pada prinsipnya bebas dari pemeriksaan fisik.  

Namun, Purbaya meminta agar Bea Cukai tetap meningkatkan pengawasan berdasarkan sistem manajemen risiko maupun informasi intelijen dari otoritas luar negeri.

Menurutnya, jika pengusaha importir keberatan dengan kebijakan ini, ia menduga ada sesuatu yang disembunyikan

“Mereka ketakutan sembunyikan apa tuh?” sindirnya.

Purbaya sebelumnya menekankan pentingnya penegakan hukum dan peningkatan kepatuhan, sejalan dengan naiknya target penerimaan negara dari pajak serta kepabeanan dan cukai. Khusus di bidang kepabeanan, ia menyoroti jalur hijau yang selama ini luput dari pemeriksaan fisik.

Selain itu, pemeriksaan acak juga ditujukan untuk mencegah peredaran rokok ilegal yang berpotensi masuk melalui jalur hijau. 

“Kalau kita impor, ada jalur hijau ya. Jalur hijau biasanya nggak diperiksa tuh. Nggak tahu rokok ilegalnya masuk lewat situ apa enggak. Saya akan random check, walaupun jalur hijau, saya akan random check,” tegasnya dalam konferensi pers APBN KiTA.

Dia menegaskan tidak akan segan menindak pihak yang terbukti terlibat, termasuk aparat di internal Bea Cukai maupun Kementerian Keuangan. 

“Mungkin dalam waktu dekat akan dapat banyak orang di situ, yang terlibat akan kita sikat, termasuk orang Bea Cukai maupun departemen keuangan,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya