Berita

Peserta terbaik Boothcamp Santripreneur Digital Marketing Haji dan Umrah Baznas RI 2025. (Foto: Dokumentasi Baznas)

Nusantara

Inilah Juara Kompetisi Santripreneur Digital Marketing Haji dan Umrah

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 19:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Baznas RI resmi menutup kegiatan Bootcamp Santripreneur Kompetisi Digital Marketing Travel Haji dan Umrah 2025, serta mengumumkan peserta terbaik kompetisi tersebut di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Jawa Barat.

Adapun tiga peserta terbaik Boothcamp Santripreneur Digital Marketing Haji dan Umrah Baznas RI 2025, juara pertama diraih oleh Haflatus Zahroh dari Pondok Pesantren Al-Muqri Prenduan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, posisi kedua ditempati oleh Wardah dari Pondok Pesantren Daru Tahfizh Al Qur’an Assyifa, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, dan juara ketiga diraih oleh Siti Nur’azizah dari Pondok Pesantren Nurul Hasanah, Kabupaten Lebak, Banten.

Ketiga peserta terbaik Santripreneur Baznas 2025  tersebut mendapatkan bantuan modal usaha, pelatihan intensif melalui bootcamp serta pendampingan usaha. 


Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat mengatakan, program Santripreneur bukan hanya sebatas kompetisi, melainkan wadah untuk melahirkan wirausaha santri yang siap berkembang dan menjadi role model bagi ekosistem ekonomi pesantren. 

"Tahun 2025, Baznas membuka kesempatan bagi 300 santripreneur dari tiga klaster utama, yakni travel haji dan umrah, peternakan, serta industri kreatif," kata Achmad melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa 30 September 2025.

Dari klaster travel haji dan umrah, tercatat ada 100 penerima manfaat yang berasal dari 94 pondok pesantren di 15 provinsi dan 65 kabupaten/kota.

Ia menambahkan, sejak 2022 program Santripreneur telah memberikan manfaat kepada 1.205 santri dan alumni di 28 provinsi dan 225 kabupaten/kota. Para peserta mengembangkan usaha di berbagai bidang, mulai dari jasa, kuliner, industri kreatif, pertanian, hingga travel haji dan umrah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya