Berita

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Komisi XIII:

Kemenlu Didorong Bentuk Tim Investigasi Independen terkait Arya Daru

Laporan: Sarah Alifia Suryadi
SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 19:35 WIB

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) didorong membentuk tim investigasi independen terkait kematian mengenaskan diplomat Arya Daru Pangayunan di kamar kosnya.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira dalam rapat dengar pendapat umum dengan keluarga almarhum Arya Daru Pangayunan bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Selasa 30 September 2025.

"Tim investigasi independen melibatkan keluarga dan pihak terkait sebagai bagian dari tanggungjawab Kementerian Luar Negeri atas kematian almarhum Arya Daru Pangayunan," kata Andreas.


Selain itu, Komisi XIII juga meminta Menteri HAM Natalius Pigai untuk menghadap Presiden Prabowo Subianto agar dapat mengarahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kembali penyelidikan kasus kematian Arya Daru Pangayunan.

"Presiden agar menginstruksikan Kapolri membuka kembali (ekshumasi) untuk dilakukan penyelidikan kasus ini secara menyeluruh, transparan, dan akuntabel, serta memastikan adanya perlindungan bagi keluarga korban," tutup Andreas.

Arya Daru ditemukan tewas di kamar indekosnya, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa pagi, 8 Juli 2025. Saat ditemukan, wajah hingga kepala dalam kondisi terlilit lakban berwarna kuning. 

Setelah serangkaian penyelidikan dua pekan lebih, Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya keterlibatan pihak lain dalam meninggalnya Arya Daru.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya