Berita

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Lebih dari 80 Juta Keluarga Hidup Tanpa Proteksi

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penetrasi asuransi di Indonesia hingga saat ini masih rendah. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penetrasinya baru mencapai 2,8 persen. 

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menilai kondisi tersebut terjadi karena industri terlalu fokus pada segmen masyarakat affluent atau kelas tertentu.

“Produk-produk yang ada kebanyakan mengarah ke investasi dan savings yang market-nya penting, tetapi hanya menyentuh kalangan menengah atas. Mass market dan middle market tertinggal,” ujar Iskandar dalam konferensi pers peluncuran PRUHeritage Syariah, di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.


Menurut riset Prudential, sebanyak 64 persen masyarakat Indonesia merasa khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan masa depan jika terjadi hal buruk. Namun, kekhawatiran itu tidak diikuti dengan peningkatan kepemilikan asuransi. 

Hingga 2024, lebih dari 80 juta keluarga Indonesia merancang masa depan tanpa pelindungan finansial memadai. Kondisi ini akan menjadi masalah serius apabila pencari nafkah utama dalam keluarga kehilangan kemampuan bekerja.

Iskandar menjelaskan, rendahnya penetrasi asuransi terjadi lantaran masyarakat dihadapkan pada produk yang rumit, tidak selalu terjangkau, dan sulit dipahami. Sebagian orang juga menilai asuransi hanya bisa dimiliki kalangan menengah. Padahal jutaan keluarga Indonesia membutuhkan solusi pelindungan yang simple, sederhana, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan mereka. 

Ia menambahkan, pelaku industri juga memiliki kekhawatiran tersendiri. Sebab tanpa proteksi yang memadai, keluarga Indonesia rentan kehilangan ketahanan finansial.

“Rendahnya penetrasi asuransi menjadi satu kekhawatiran. Karena tanpa adanya proteksi bagi keluarga Indonesia, mereka tidak akan memiliki ketahanan financial yang merupakan fondasi dari ekonomi Indonesia yang tumbuh kuat dan tangguh,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya