Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Azhar Simanjuntak dan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung, Reda Manthovani, di Kantor Kemenhaj, Jakarta Pusat (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

Sejumlah SDM di Berbagai Kementerian akan Migrasi ke Kemenhaj

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 12:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kejaksaan Agung akan membantu menyeleksi calon pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Wakil Menteri Haji dan Umrah  Dahnil Azhar Simanjuntak mengungkapkan, mereka akan melewati proses penyaringan. 

"Kejaksaan Agung akan membantu Kementerian Haji dan Umrah untuk melakukan proses screening dan tracking terkait dengan para calon pejabat di Kementerian Haji dan Umrah maupun para calon ASN yang akan bermigrasi dari Kementerian Agama," ujar Dahnil di Gedung Kemenhaj, Jakarta, Selasa 30 September 2025.

Menurut Dahnil, ada sejumlah Sumber Daya Manusia (SDM) di sejumlah kementerian yang akan migrasi ke Kementerian Haji. Selain Kemenag, personel dari Kemenkes, Kejagung, hingga KPK juga akan pindah. Total SDM dari Kemenag berjumlah 400 orang, sementara dari Kemenkes sekitar 40 orang. Sisanya akan dilakukan pemetaan lanjutan agar mengisi pos-pos yang dibutuhkan.


"Kejagung melalui Jamintel akan melakukan tracking terhadap sekitar 400 nama calon pejabat maupun ASN di Kemenhaj," jelas Dahnil. Ia mengatakan, hal itu sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto. 

"Presiden Prabowo menginginkan di Kementerian Haji itu harus merekrut SDM yang bebas dari kasus-kasus korupsi, bebas dari karakter praktek manipulasi rente dan korupsi," kata Dahnil.

Dahnil juga menepis isu bahwa Kemenhaj membuka rekruitmen. 

"Itu hoax. Kemenhaj masih fokus terkait pergeseran ASN ini," jelas Dahnil.  

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya