Berita

(Foto: Dok. MIND ID)

Bisnis

MIND ID Perkuat Kinerja Lewat Inovasi Hilirisasi Mineral

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 11:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat kinerja perusahaan melalui hilirisasi mineral yang menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Langkah ini akan mendorong pertumbuhan bisnis dan daya saing global sehingga dapat memastikan kontribusi berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menegaskan bahwa kinerja perusahaan yang solid merupakan dasar bagi kontribusi yang konsisten bagi negeri. 


"Setiap inovasi hilirisasi yang dilakukan Anggota MIND ID ditujukan untuk menciptakan produk yang menjadi basis bagi penguatan kinerja perusahaan di masa depan," ujar Pria Utama dalam keterangan tertulis, Selasa 30 September 2025.

"Dengan performa yang terus meningkat, perusahaan dapat terus konsisten memberi kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi Indonesia," imbuhnya.

Salah satu wujud nyata datang dari program hilirisasi juga dijalankan oleh PT Timah Tbk. (TINS) melalui produksi Tins Solder berkapasitas 2.000 ton per tahun.

Inovasi produk ini sudah menembus pasar global antara lain India, China, Malaysia, hingga Timur Tengah. Selain memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok global, kehadiran Tins Solder dapat menciptakan diversifikasi pendapatan yang mendukung profitabilitas perseroan.

Di sisi lain, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) telah mampu mengukuhkan diri sebagai produsen green aluminium pertama di Indonesia.

Dengan memanfaatkan 99,31 persen energi dari PLTA Sungai Asahan, INALUM meningkatkan kapasitas produksi menjadi 274.000 ton pada 2024, melampaui desain awal pabrik sebesar 250.000 ton. 

Produk ramah lingkungan yang mendukung transisi energi hijau ini dapat memperkokoh daya saing Indonesia di pasar global, serta menjadi bukti nyata penguatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.

Dikatakan Pria, MIND ID percaya program hilirisasi dapat menjadi fondasi ekonomi Indonesia yang lebih kuat sekaligus perusahaan yang lebih tangguh. 

"Dengan menggabungkan keberlanjutan negeri dan pertumbuhan bisnis, kami optimistis industri pertambangan nasional akan menjadi pilar penting peradaban berkelanjutan di masa depan," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya