Berita

Ilustrasi (Artiicial Intelligence)

Bisnis

Harga Logam Kuning dan Perak Cetak Rekor Tertinggi

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 07:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas tembus rekor baru yang dipicu ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed serta ketegangan geopolitik.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan bertemu dengan pimpinan Partai Demokrat dan Republik untuk membahas perpanjangan pendanaan pemerintah. Tanpa kesepakatan, penutupan sebagian aktivitas pemerintah federal (government shutdown) akan dimulai Rabu pekan ini. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya berhasil menguasai desa Shandryholove di wilayah Donetsk, Ukraina timur, menambah kekhawatiran geopolitik.

Indeks Dolar AS (Indeks DXY) yang turun 0,2 persen juga ikut membuat logam kuning yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.


Dikutip dari Reuters, emas spot melejit 1,9 persen menjadi 3.829,63 Dolar AS pada perdagangan Senin 29 September 2025. Harga emas berjangka AS untuk Desember juga menguat 1,2 persen ke 3.855,2 Dolar AS. 

Logam mulia lain ikut menguat. Perak melambung 1,9 persen menjadi 46,85 Dolar AS, tertinggi dalam 14 tahun). Platinum bertambah 1,5 persen menjadi 1.592,65 Dolar AS, tertinggi dalam 12 tahun. Sementara paladium turun 1,1 persen ke 1.255,61 Dolar AS.

Sejak awal tahun, harga emas sudah meroket lebih dari 43 persen, terbantu lingkungan suku bunga rendah dan meningkatnya ketidakpastian global.

Di sisi korporasi, produsen emas terbesar dunia Newmont mengumumkan CEO Tom Palmer akan pensiun pada akhir tahun setelah lebih dari satu dekade memimpin. Rivalnya, Barrick Gold, juga mengumumkan pengunduran diri CEO Mark Bristow pada hari yang sama.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya