Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, pada tanggal 29 September 2025 (Foto: Anadolu Agency)

Dunia

Ini 20 Poin Trump untuk Akhiri Perang Gaza

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 07:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merilis rencana 20 poin yang ia sebut sebagai jalan keluar bagi perang di Gaza. 

Trump menegaskan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang hampir dua tahun di Gaza, membebaskan sandera Hamas, serta melucuti kelompok tersebut “pada dasarnya sudah selesai” setelah pertemuannya dengan para pemimpin Arab pekan lalu.

Berikut garis besar isi proposalnya:


1. Gaza dijadikan zona bebas teror dan tidak mengancam negara tetangga
2. Rekonstruksi difokuskan untuk rakyat Gaza yang menderita
3. Jika disepakati, perang langsung dihentikan dan Israel mundur bertahap
4. Semua sandera, hidup maupun meninggal, dikembalikan dalam 72 jam
5. Israel membebaskan 250 tahanan seumur hidup dan 1.700 warga Gaza, termasuk perempuan dan anak-anak
6. Anggota Hamas yang menyerah senjata mendapat amnesti atau bisa keluar Gaza dengan aman
7. Bantuan kemanusiaan besar-besaran segera masuk
8. Distribusi bantuan dikelola PBB, Bulan Sabit Merah, dan lembaga netral lainnya
9. Gaza dipimpin pemerintahan transisi teknokrat Palestina
10. Pengawasan rekonstruksi dilakukan oleh Dewan Perdamaian internasional yang dipimpin Trump
11. Zona ekonomi khusus dibentuk untuk menarik investasi asing
12. Warga Gaza bebas memilih tinggal atau keluar, tanpa paksaan
13. Hamas dilarang ikut pemerintahan, sementara semua infrastruktur militer dihancurkan
14. Negara-negara tetangga memberi jaminan keamanan agar Gaza tak lagi jadi ancaman
15. Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) dibentuk untuk melatih polisi Palestina dan menjaga perbatasan
16. Israel tidak akan mencaplok Gaza, pasukan mundur penuh setelah kondisi aman
17. Jika Hamas menolak, zona bebas teror tetap dijalankan di wilayah yang diserahkan
18. Dialog antaragama dibangun untuk menumbuhkan toleransi
19. Dibuka jalur menuju kemungkinan berdirinya negara Palestina
20. Amerika Serikat memfasilitasi dialog Israel?"Palestina demi perdamaian jangka panjang

Trump menyebut tujuan akhir rencana ini adalah “Gaza yang aman, sejahtera, dan bisa hidup berdampingan damai dengan tetangganya.” 

Sebelumnya, draf awal rencana ini berisi 21 poin, namun kemudian dipadatkan menjadi 20 poin setelah pembahasan dengan pihak terkait. 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya