Berita

Politikus PDIP Adian Napitupulu. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Jokowi Harusnya Pikirkan Rakyat Bukan Sibuk Urus Gibran Menuju 2029

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 14:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Apabila ingin disebut negarawan, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi sepatutnya memikirkan nasib kesejahteraan rakyat, bukan malah sibuk mengurus paket Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

Demikian penegasan politikus PDIP Adian Napitupulu dalam sebuah video singkat yang dimuat ulang akun Facebook Nusa Update, dilihat Senin 29 September 2025.

"Problem Indonesia bukan paket 2029, tapi anak-anak kita mendapatkan pekerjaan dengan upah layak, anak-anak SD, SMP, SMA bisa membayar sekolahnya," kata Adian. 


"Kalau seorang negarawan, dia akan menjawab problem-problem rakyat, bukan problem anaknya," sambungnya.

Meskipun Pilpres 2029 masih terbilang lama, namun Jokowi sudah memerintahkan relawannya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode," kata Jokowi kepada wartawan di Solo, Jumat 19 September 2025.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya