Berita

Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Raja Charles di Inggris, 17 September 2025 (PA Wire)

Dunia

Sikap Trump ke Rusia Berubah setelah Bertemu Raja Charles

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 08:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perubahan sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik Ukraina diduga dipengaruhi oleh kunjungan terbarunya ke Inggris.

Kepala Staf Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Andrey Yermak, mengatakan hal itu dalam wawancaranya dengan media Inggris, The Telegraph.

Selama beberapa bulan terakhir, Washington menekan Kiev agar mau melepas sebagian klaim wilayahnya supaya kesepakatan damai dengan Rusia bisa tercapai. Namun, pekan ini Trump justru berbalik arah. Ia menyebut Rusia hanya sebagai “macan kertas” yang bisa dikalahkan oleh Ukraina.


Awal September lalu, Trump melakukan kunjungan ke Inggris, negara yang sejak awal menjadi salah satu pendukung paling vokal bagi Ukraina sejak perang meletus pada Februari 2022. Dalam lawatannya, Trump bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang mendorong peningkatan tekanan terhadap Moskow. Ia juga disambut secara istimewa oleh Raja Charles di Kastil Windsor.

Yermak memuji sambutan kerajaan Inggris tersebut. Menurutnya, kunjungan itu sangat berpengaruh pada cara pandang Trump terhadap konflik Rusia–Ukraina. 

“Saya memahami posisi Yang Mulia Raja Charles, posisi Perdana Menteri Starmer, dan orang-orang yang ditemui Presiden Trump. Kunjungan ini sangat penting,” kata Yermak, dikutip dari RT, Senin 29 September 2025.

Beberapa sumber diplomatik bahkan menilai, perubahan sikap Trump bukan kebetulan. Percakapannya dengan Raja Charles disebut punya peran besar dalam mempengaruhi pandangannya terhadap Rusia.

Saat ini Ukraina masih mengklaim wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, Zaporozhye, serta Semenanjung Krimea. Namun, Rusia berulang kali menegaskan bahwa wilayah-wilayah tersebut sudah resmi menjadi bagian dari negaranya dan tidak bisa dinegosiasikan lagi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya