Berita

CK pelaku pemukulan kurir barang. (Foto: Dokumentasi Polres Metro Bekasi Kota)

Presisi

Polisi Ciduk Penganiaya Kurir Paket yang Sempat Viral

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 01:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Unit Jatanras Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota mengamankan pria berinisial CK setelah aksinya menganiaya kurir paket viral di media sosial.

CK ditangkap saat bersembunyi di wilayah Tangerang pada Minggu, 28 September 2025 dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

“Betul, pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses penyidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu kepada wartawan di Bekasi, Minggu malam, 28 September 2025.


Peristiwa ini berawal saat korban, seorang kurir J&T Express, mengantarkan paket COD (Cash on Delivery) senilai Rp29.189 ke rumah CK yang berada di Perumahan Harapan Jaya pada Jumat, 26 September 2025 pukul 11.00 WIB.

Awalnya CK menerima paket tersebut, namun menolak membayar COD. CK sempat menyebut akan membayar melalui transfer, sayangnya tidak dilakukan juga. Korban pun menjelaskan prosedur bahwa paket COD wajib dibayar di tempat.

Mendengar penjelasan korban membuat CK langsung emosi dan mengambil mandau sepanjang 1 meter, mengacungkannya ke arah kurir serta memukul rahang korban hingga melukai perut dan tangan kanannya. 

Aksi itu sempat direkam korban dengan ponselnya. Namun, tak lama kemudian, ada pria lain dari rumah pelaku yang mengatakan paket sudah dibayar via transfer QRIS Rp100 ribu. 

Dari peristiwa ini, CK kemudian kembali keluar rumah, membalut luka kurir dengan betadine dan perban, bahkan sempat meminta maaf. Namun korban tetap melapor ke polisi dengan nomor LP/B/2.201/IX/2025/SPKT.SAT RESKRIM/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya. Usai ditangkap, CK masih diperiksa intensif di Polres Metro Bekasi Kota.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya