Berita

Pasukan bersenjata AS (Foto: AP)

Global

Gubernur dan Warga Tolak Rencana Trump Kirim Pasukan ke Portland

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mengirim pasukan ke kota Portland, Oregon, untuk menghadapi apa yang ia sebut sebagai “teroris dalam negeri” seperti kelompok Antifa. 

Ia menyebut kota itu hancur karena perang dan mengklaim fasilitas pemerintah seperti kantor Imigrasi (ICE) sedang diserang. Trump menyampaikan hal ini lewat media sosial dan mengatakan siap menggunakan kekuatan penuh jika perlu.

Gubernur Oregon, Tina Kotek, menolak keras rencana tersebut. Ia menyebut tidak ada ancaman keamanan serius di Portland dan mengatakan bahwa pemerintah lokal bisa mengurus keamanan sendiri. 


“Tidak ada pemberontakan, tidak ada ancaman nasional. Kami tidak butuh campur tangan,” kata Kotek dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu, 28 September 2025. 

Wali Kota Portland, Keith Wilson, juga menegaskan bahwa kota mereka tidak membutuhkan pasukan militer. 

“Ini bukan medan perang. Ini kota tempat orang tinggal dan bekerja,” ujarnya. Ia bersama para pejabat kota, polisi, dan pelaku usaha sepakat bahwa situasi di Portland tidak seburuk yang digambarkan Trump.

Warga kota juga merasa heran dengan keputusan Trump. Allen Schmertzler, 72 tahun, menyebut dirinya “muak” dengan keputusan itu. 

“Ini hari cerah, saya lihat orang jogging dan santai di taman. Di mana daruratnya?” ujarnya. 

Warga lain, John McNeur, 74 tahun, menyebut tindakan Trump konyol.

Sementara itu, pemerintah pusat belum menjelaskan kapan dan berapa banyak pasukan yang akan dikirim. Juru bicara militer hanya mengatakan mereka siap jika diminta. Namun Garda Nasional Oregon menyebut belum menerima permintaan resmi dari Gedung Putih.

Trump juga berencana mengirim pasukan ke kota lain seperti Chicago dan Memphis. Di Memphis, warga sudah mulai melakukan protes dan membawa spanduk yang meminta bantuan untuk pendidikan dan kesehatan, bukan tentara.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya