Berita

(Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Serap Puluhan Ribu Putra-Putri Bangsa, Pertamina Terus Tingkatkan Layanan Energi

SABTU, 27 SEPTEMBER 2025 | 19:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebagai garda depan penyediaan energi, PT Pertamina (Persero) terus berupaya meningkatkan layanan bisnisnya. Lebih dari 40 ribu putra-putri bangsa, bernaung di Pertamina Group. 

Perwira, sebutan bagi pekerja Pertamina, berkarya dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga ke wilayah kerja Pertamina di luar negeri, untuk memastikan tersedianya energi di Indonesia. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, wilayah operasional Pertamina yang berada di seluruh Nusantara menjadi bagian tak terpisahkan dari kebutuhan tenaga kerja.


Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pertamina secara berkala merekrut putra-putri daerah, guna menjalankan bisnis serta memastikan produktivitas dan kehandalan operasional berjalan dengan baik. 

"Kami menyadari, energi merupakan kebutuhan dasar dan hajat hidup orang banyak. Sehingga, Pertamina mempersiapkan Perwira, tak hanya untuk sigap dalam menghadapi tantangan energi, juga melayani pelanggan dan konsumen Pertamina dengan lebih baik," kata Fadjar dalam keterangan tertulis, Sabtu 27 September 2025.

Peningkatan layanan terus dilakukan dengan berbagai perbaikan, agar dapat memenuhi kebutuhan energi selama 24 jam per hari, dari berbagai aspek. Perwira dari sektor hulu, pengolahan, distribusi, hingga berada di garda depan penjualan ke konsumen, memahami pentingnya layanan terbaik bagi masyarakat. 

Salah satu contoh peningkatan layanan melalui SPBU Signature, yang memberikan pengalaman baru bagi konsumen saat mengisi bahan bakar.

Berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan ini memiliki fasilitas umum  yang lengkap, mulai dari musala bersih dengan perlengkapan salat, area wudhu, hingga toilet yang bersih. Selain itu, keramahan Operator SPBU makin terasa karena Operator dapat menawarkan paket semir ban gratis.

Pertamina juga terus memperluas jaringan gas rumah tangga, sebagai diversifikasi energi yang dapat mempermudah masyarakat menggunakan gas alam untuk huniannya. 

Pertamina juga berinovasi pada energi transisi dan ramah lingkungan seperti Biosolar, Pertamax Green, hingga yang terbaru Sustainable Aviation Fuel, menjadi langkah Pertamina untuk menjaga kelestarian lingkungan. 
 
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi, Pertamina bahkan terus membuka lapangan kerja sejalan pengembangan fasilitas-fasilitas operasi Pertamina. 

Sepanjang tahun 2024, Pertamina menjaring 1.603 talenta baru yang tak sekedar bekerja, namun terus dibekali pemahaman dan keterampilan sehingga produktivitasnya selalu meningkat. 

“Beberapa tahun terakhir, Pertamina terus melakukan rekrutmen pekerja baru. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga tingkat produktivitas, kaderisasi dan memastikan hadirnya talenta-talenta untuk mendukung peningkatan layanan Pertamina kepada masyarakat,” ujar Fadjar.

Salah seorang Perwira yakni Ferdy Saputra, saat ini bertugas di Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit VII Kasim Papua. Sudah hampir dua tahun, ia meninggalkan keluarganya yang tinggal di Jakarta, untuk mengabdikan dirinya di wilayah timur Indonesia. 

Bekerja jauh, ia tak leluasa untuk sering pulang. Dalam satu bulan, Ferdy hanya bisa sekali pulang ke Jakarta, sesuai ketentuan Perusahaan. Namun, izin libur tak serta merta diberikan terutama bila operasional kilang ataupun situasi tidak memungkinkan. 

“Tanggung jawab berada di sini cukup besar, Perwira Kasim harus menjaga operasional sekaligus menjaga stabilitas sosial dengan masyarakat,” jelasnya. 

Yang terpenting baginya, Ferdy menambahkan, adalah menjaga keandalan operasional kilang untuk berjalan aman, lancar dan berproduksi optimal meskipun berada jauh dari perkotaan. 

Ia pun bangga, dapat berkontribusi bagi masyarakat, turut membangun ekonomi di Papua Barat Daya, serta memberi energi bagi kebutuhan nasional.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya