Berita

Wakil Presiden Kepemiluan Partai Buruh, Said Salahudin (Foto: RMOL/Achmad Satryo)

Politik

Sekber Parpol Non Parlemen Bukan Cuma Seremonial

SABTU, 27 SEPTEMBER 2025 | 12:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembentukan Sekretaris Bersama (Sekber) Kedaulatan Suara Rakyat yang dibentuk partai-partai politik non parlemen, dipastikan bukan sekadar seremonial belaka.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Kepemiluan Partai Buruh, Said Salahudin kepada RMOL, Sabtu, 27 September 2025.

Said menjelaskan, Sekber Kedaulatan Suara Rakyat dibentuk berdasarkan kesepakatan 12 parpol non parlemen untuk menghadirkan perbaikan regulasi pemilu. Sekber ini berfungsi sebagai instrumen mendiskusikan lebih matang agenda perbaikan Undang-Undang pemilu yang adil,.


Dalam praktiknya nanti Sekber akan membahas sejumlah isu yang terkait dengan kontestasi pemilihan legislatif (pileg), dengan mengkaji konsep ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang diatur di dalam UU Pemilu.

"Jadi nanti tidak hanya menguntungkan Partai Senayan. Makanya nanti tokoh-tokoh, ahli-ahli dari setiap partai Itulah yang akan in charge di dalam Sekber itu, untuk merumuskan," jelasnya.

Sejumlah langkah akan dilakukan guna memperjuangkan azas keadilan dalam pemilu selanjutnya. Agendanya tidak hanya ke Mahkamah Konstitusi, tetapi juga membangun komunikasi dengan DPR Lewat RDPU, untuk menyampaikan gagasan-gagasan

"Nah itulah yang juga dibahas. Kita tidak mau seremonial saja. Jadi ini forum yang serius, Sekber ini serius," demikian Said menambahkan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya