Berita

Ilustrasi pohn pisang (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Daun Pisang RI Laku di Luar Negeri

SABTU, 27 SEPTEMBER 2025 | 12:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Daun pisang banyak digunakan sebagai pembungkus makanan karena ukurannya yang cukup lebar. Namun. selain sebagai alas atau pembungkus makanan, daun pisang ternyata juga menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.

Hampir seluruh bagian pisang, mulai dari daun, jantung, buah, dan bagian batangnya punya nilai jual. Itu sebabnya, daun ini memiliki peluang bisnis ekspor yang menjanjikan. Data Kementerian Perdagangan mencatat ekspor daun pisang asal Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Pada 2018, ekspor daun pisang dari Indonesia sebanyak 7.905 ton atau memiliki nilai ekspor 4,2 juta Dolar Amerika Serikat atau Rp 6,5 triliun.


Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, Thailand menjadi eksportir utama daun pisang dengan volume ekspor mencapai 38.200 kg, diikuti oleh Inggris dan Vietnam, masing-masing 24.000 kg. Kemudian Amerika Serikat 21.000 kg. Tren ekspor ini menunjukkan bahwa permintaan daun pisang terus meningkat di pasar global, terutama di negara-negara yang mengedepankan konsep keberlanjutan.

Menurut Export Potential Map, daun pisang juga berpotensi untuk diekspor ke Jepang, dengan perkiraan mencapai 313 ribu Dolar AS. Sementara peluang ekspor daun pisang Indonesia ke Australia mencapai 2,4 ribu Dolar AS. Namun, tujuan ekspor ini belum tercapai.

Di Australia, daun pisang dijadikan sebagai alternatif pengganti bahan kemasan plastik yang sangat sulit terurai. Begitu juga di Jepang. Daun pisang banyak digunakan untuk pembungkus makanan, dan peralatan sekali pakai. Banyak produk-produk seperti tas, dompet, topi, bingkai foto dibuat dari bahan daun pisang.

Serupa dengan Jepang dan Australia, Arab Saudi dan Jerman juga membutuhkan daun pisang untuk dijadikan sebagai pembungkus makanan yang ramah lingkungan. Daun pisang juga terkenal dengan khasiatnya seperti mengatasi masalah kulit, hingga mencegah penyakit jantung.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya