Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Serangan Drone Ukraina ke Rusia Dongkrak Harga Minyak

SABTU, 27 SEPTEMBER 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali naik setelah serangan drone Ukraina menghantam infrastruktur energi Rusia dan memangkas ekspor bahan bakar negara itu.

Dikutip dari Reuters, pada penutupan Jumat 26 September 2025, harga minyak mentah Brent ditutup naik 71 sen atau 1,02 persen menjadi 70,13 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga naik 74 sen atau 1,14 persen, berakhir di level 65,72 Dolar AS per barel.

“Pasar terus menyoroti situasi Rusia-Ukraina. Serangan drone dari Ukraina semakin sering terjadi,” kata John Kilduff, mitra di perusahaan investasi energi Again Capital.


Akibat serangan itu, kapasitas kilang minyak Rusia turun, membuat beberapa wilayah di negara tersebut kekurangan pasokan bahan bakar tertentu.

Tak hanya faktor perang, kebijakan Amerika Serikat juga ikut mendorong kenaikan harga. 

“Presiden Trump terus menekan sekutu AS untuk mengurangi impor energi dari Rusia,” jelas Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates. Menurutnya, India dan Turki kemungkinan akan memangkas sebagian impor minyak Rusia.

Di sisi lain, ada kabar pasokan tambahan. Ekspor minyak mentah dari wilayah semi-otonom Kurdistan, Irak, dijadwalkan kembali beroperasi pada Sabtu. Minyak tersebut akan dialirkan lewat pipa menuju pelabuhan Ceyhan di Turki, menurut laporan kantor berita negara yang mengutip pernyataan pemasar minyak nasional SOMO.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya