Berita

Ilustrasi (Foto: Middle East Eye)

Dunia

Trump Dorong Perusahaan AS Investasi di Sahara Maroko

JUMAT, 26 SEPTEMBER 2025 | 12:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat secara resmi mengakui kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara, dan sebagai tindak lanjut, pemerintah AS berkomitmen untuk mendorong investasi perusahaan-perusahaan Amerika di provinsi-provinsi selatan Maroko. 

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri AS, Christopher Landau, setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, di New York. 

Landau menjelaskan bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donal Trump berkomitmen mendukung masuknya investasi dari perusahaan-perusahaan Amerika ke kawasan selatan Maroko. 


“Kami akan mendorong perusahaan-perusahaan Amerika yang ingin berinvestasi di wilayah Maroko ini,” ujar Landau dalam pernyataan resminya, seperti dikutip hari Jumat, 26 September 2025. 

Landau juga menegaskan bahwa dialog dengan Menteri Bourita meneguhkan hubungan baik dan jangka panjang antara Kerajaan Maroko dan Amerika Serikat. 

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi Washington untuk memperkuat ikatan ekonomi dan politik dengan Maroko, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi sumber ketegangan geopolitik. 

Pemerintah AS berharap investasi ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan sosial dan ekonomi di Provinsi-Provinsi Selatan Maroko, sekaligus memperkuat posisi Maroko di panggung internasional.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya