Berita

Instax mini Evo (Foto: Facebook Fujifilm Global)

Tekno

Instax Mini Hadirkan Warna Baru untuk Pangsa Indonesia

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 15:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Fotografi instan kian populer di tengah budaya berbagi momen yang semakin kuat. Kamera instan dianggap praktis karena bisa langsung mencetak hasil foto sekaligus menyimpannya sebagai kenangan.

Fujifilm, produsen kamera asal Jepang, menambah pilihan untuk penggemar kamera instan di Indonesia dengan menghadirkan instax mini Evo warna gentle rose, melengkapi varian hitam dan cokelat yang sudah tersedia sebelumnya.

Instax mini Evo dikenal menggabungkan teknologi digital dengan nuansa analog. Pengguna bisa memotret, memilih hasil, lalu langsung mencetaknya dalam format instax mini. Kamera ini juga dapat difungsikan sebagai printer smartphone, sehingga foto dari ponsel bisa dicetak dalam hitungan detik.


Fitur kreatif menjadi salah satu daya tarik utama. Ada 10 efek lensa dan 10 efek film yang bisa dipadukan hingga 100 variasi. Efek seperti Soft Focus, Light Leak, Monochrome, hingga Retro memberi ruang bereksperimen bagi pengguna yang ingin menampilkan gaya visual berbeda.

Dari sisi desain, mini Evo tetap mempertahankan tampilan klasik. Dial lensa, dial film, dan tuas cetak dibuat menyerupai kamera analog dengan sensasi mekanis, sehingga menghadirkan pengalaman unik yang jarang ditemukan pada kamera digital biasa.

"Varian baru ini hadir sebagai bentuk penyesuaian dengan karakter pengguna di Indonesia yang gemar mengabadikan dan membagikan momen," ujar Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Masato Yamamoto, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 25 September 2025. Ia menambahkan, warna gentle rose membawa kesan segar sekaligus lebih personal.

Dibanderol mulai Rp2,9 jutaan, instax mini Evo warna baru akan tersedia di toko resmi Fujifilm, mitra ritel, serta platform e-commerce di Indonesia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya