Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOLSumut)

Presisi

Pria Tua Tewas Dikeroyok Massa Diduga Gegara Isu Santet

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 04:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang pria berinisial RP (53), warga Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, tewas mengenaskan setelah dianiaya secara brutal oleh puluhan orang di halaman rumahnya, pada Selasa 23 September 2025. Kematian korban diduga dipicu isu santet yang sempat beredar.

Kapolsek Barus, Iptu Mulia Riadi mengatakan, sebelum dikeroyok massa, rumah korban dilempari batu lebih dari 20 kali oleh sekelompok orang berseragam penutup wajah.

"Saat korban membuka pintu, ia diseret ke halaman belakang dan dipukuli menggunakan kayu. Tidak cukup sampai di situ, korban dibawa ke persawahan dan dipukuli bergantian hingga tewas," kata Iptu Mulia dikutip dari RMOLSumut, Kamis 25 September 2025.


Polisi yang tiba di lokasi menemukan RP dengan tubuh penuh luka dan bercampur darah. Beberapa barang bukti berhasil diamankan, termasuk batu, bambu, dan tali. Meski ditawarkan autopsi, keluarga korban menolak dan hanya mengizinkan visum.

Berkat keterangan anak korban, polisi berhasil menangkap satu terduga pelaku, AWS (25), warga setempat. Penyelidikan untuk menangkap pelaku lain masih berlangsung.

AWS dijerat dengan pasal berlapis, termasuk pembunuhan berencana, kekerasan bersama yang mengakibatkan kematian, dan penganiayaan berat. Ancaman hukumannya mulai dari penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Meski sempat memicu kerumunan warga yang menuntut pembebasan pelaku, polisi berhasil menenangkan situasi. Kapolsek meminta masyarakat tidak main hakim sendiri dan segera melapor bila mendengar isu mencurigakan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya